Salin Artikel

Cegah Munculnya Pasar Kaget, Pengawasan PSBB di PIK Pulogadung Diperketat

Camat Cakung Achmad Salahuddin mengatakan, pengawasan akan dilakukan oleh personel gabungan Satpol PP, Dishub, TNI, dan Polri.

"Ya nanti kita akan programkan lagi (pengawasan kawasan PIK secara ketat) dan kita panggil koordinator (pedagang) kira-kira kita upayakan supaya ada pengaturan yang penting physical distancing-nya bisa diterapkan," kata Achmad kepada Kompas.com, Rabu (20/5/2020).

Sejauh ini kawasan PIK Pulogadung sudah dijaga ketat oleh petugas agar tidak ada aktifitas jual-beli. Akses masuk kawasan PIK juga sudah ditutup.

Hari Lebaran 2020 yang semakin dekat membuat pengawasan terhadap kawasan PIK Pulogadung harus diperketat guna mencegah timbulnya pasar kaget atau pasar malam.

Achmad menambahkan, pihaknya juga akan memanggil sejumlah koordinator pedagang kaki lima untuk diajak bekerja sama demi menegakkan aturan physical distancing.

"Koordinator para pedagangnya (dipanggil), sebab tidak akan mungkin mereka berdagang kalau tidak ada yang koordinir," ujar Achmad.

Sebelumnya viral di media sosial foto pasar kaget yang muncul di kawasan PIK Pulogadung dan dipenuhi masyarakat pada Selasa (19/5/2020) malam.

Namun, hal itu diragukan kebenarannya oleh Achmad. Sebab, selama masa PSBB, akses masuk kawasan PIK ditutup dan kawasan PIK diawasi ketat oleh petugas Satpol PP.

"Ya (bukan di kawasan PIK Pulogadung), belum tahu karena barusan dari anggota saya di kelurahan bilang tidak ada (pasar kaget di kawasan PIK Pulogadung)," kata Achmad, Rabu.

"Untuk di PIK itu terhadap pedagang yang ada sudah beberapa kali kita lakukan penertiban dan akses masuk ke PIK pun dijaga khususnya selama PSBB ini," lanjut Achmad.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/05/20/14145471/cegah-munculnya-pasar-kaget-pengawasan-psbb-di-pik-pulogadung-diperketat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Sekolah Ditutup akibat Covid-19, Disdik DKI Jakarta: Tak Ada Perubahan Kebijakan PTM 100 Persen

Belasan Sekolah Ditutup akibat Covid-19, Disdik DKI Jakarta: Tak Ada Perubahan Kebijakan PTM 100 Persen

Megapolitan
Guncangan Gempa Magnitudo 5,4 di Bayah Banten Pagi Ini Terasa hingga Jakarta Timur

Guncangan Gempa Magnitudo 5,4 di Bayah Banten Pagi Ini Terasa hingga Jakarta Timur

Megapolitan
Mengapa Pemprov DKI Ngotot Gelar PTM meski Sudah Muncul Kasus Covid-19 di 15 Sekolah? Ini Alasannya

Mengapa Pemprov DKI Ngotot Gelar PTM meski Sudah Muncul Kasus Covid-19 di 15 Sekolah? Ini Alasannya

Megapolitan
Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara, Polisi Amankan Seorang Pelaku

Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara, Polisi Amankan Seorang Pelaku

Megapolitan
Kronologi Melesatnya Omicron di Jakarta, Capai 720 Kasus dalam Sebulan

Kronologi Melesatnya Omicron di Jakarta, Capai 720 Kasus dalam Sebulan

Megapolitan
Rencana Kenaikan Tarif KRL Rp 2.000 untuk 25 Kilometer Pertama Tuai Pro dan Kontra

Rencana Kenaikan Tarif KRL Rp 2.000 untuk 25 Kilometer Pertama Tuai Pro dan Kontra

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Megapolitan
Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Megapolitan
Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Megapolitan
Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Megapolitan
Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.