Salin Artikel

Bubarkan Tempat Hiburan Malam di Bekasi, Satgas Pemburu Covid-19 Malah Dikunci di Dalam Kafe

Mereka dikunci oleh pemilik kafe selama 30 menit.

Hal tersebut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede Iptu Santri Dirga saat dikonfirmasi, Selasa (15/12/2020).

Awalnya, tim Satgas Pemburu Covid-19 yang terdiri dari Satpol PP, Koramil, dan Polsek Pondok Gede melakukan penindakan terhadap Kafe Tiffany di Jalan Raya Transyogi, Kota Bekasi, pada Minggu (13/12/2020) pukul 00.30 pagi.

Kala itu, Satgas Pemburu Covid-19 menindak kafe tersebut karena beroperasi melebihi batas waktu yang telah ditentukan Pemkot Bekasi.

"Mereka melanggar peraturanlah. Kita lihat rundown acarnya sampai jam 3 pagi," kata Dirga.

Selain itu, protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak tidak diterapkan para pengunjung.

Karena situasi tersebut, Kapolsek langsung membubarkan para pengunjung.

Saat ingin membubarkan pengunjung, rupanya pihak pengelola sudah mengunci pintu masuk.

"Pengunjung ada yang lapor ke kita rupanya pintu sudah terkunci. Kok terkunci? Kita cek ternyata benar terkunci," jelas Santri.

Petugas langsung bertanya kepada petugas sekuriti soal keberadaan kunci tersebut. Namun, pihak sekuriti mengaku tidak tahu.

Petugas lalu melayangkan pertanyaan yang sama kepada manajer kafe.

"Kita tanya manajer, bilangnya kunci ada di waiters-nya. Kita tanya waiters-nya malah mengaku enggak pegang kunci," ucap Dirga.

Setelah dilakukan pencarian, polisi akhirnya menemukan kunci tersebut di salah satu meja waiters.

Dirga langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa yang mengunci mereka di dalam.

"Setelah kita cari tahu, ternyata yang mengunci bos mereka. Setelah kita coba cari ternyata bosnya sudah pergi," ujar Dirga.

Dari hasil pemeriksaan, pemilik kafe tersebut rupanya sengaja mengunci pintu agar para pelanggan yang dipaksa membubarkan diri menyelesaikan pembayaran terlebih dahulu.

"Jadi pemilik kafe mau pelanggan bayar bill-nya dulu, biar pelanggannya diselesaikan dulu bill-nya," kata Dirga.

Dirga mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran Pemkot Bekasi agar kafe tersebut dikenakan sanksi sesuai dengan perda yang berlaku.

"Untuk penyegelan itu wewenang pemda. Kita akan koordinasi karena untuk penindakan bukan di ranah kita," tutur Dirga.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/15/12475301/bubarkan-tempat-hiburan-malam-di-bekasi-satgas-pemburu-covid-19-malah

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Masjid Wal Adhuna, Saksi Bisu Tenggelamnya Pesisir Jakarta

Menengok Masjid Wal Adhuna, Saksi Bisu Tenggelamnya Pesisir Jakarta

Megapolitan
Pasok Kebutuhan Warga Cianjur, Ridwan Kamil: Helikopter 'Drop' Bantuan 10 Kali dalam Sehari

Pasok Kebutuhan Warga Cianjur, Ridwan Kamil: Helikopter "Drop" Bantuan 10 Kali dalam Sehari

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jagakarsa, Timpa Warung Milik Warga

Pohon Tumbang di Jagakarsa, Timpa Warung Milik Warga

Megapolitan
Update Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Update Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Megapolitan
Dalam RAPBD 2023, Alokasi Dana untuk Dinkes DKI hingga Rp 11,5 Triliun

Dalam RAPBD 2023, Alokasi Dana untuk Dinkes DKI hingga Rp 11,5 Triliun

Megapolitan
Pernah Jadi Dirut, Dwi Wahyu Daryoto Kini Ditunjuk Jadi Komisaris Jakpro

Pernah Jadi Dirut, Dwi Wahyu Daryoto Kini Ditunjuk Jadi Komisaris Jakpro

Megapolitan
Ini Kata Polisi soal Lamanya Penyelidikan Kasus Anak Kombes Aniaya Teman di PTIK

Ini Kata Polisi soal Lamanya Penyelidikan Kasus Anak Kombes Aniaya Teman di PTIK

Megapolitan
Heru Budi Pertahankan Penjenamaan Rumah Sehat untuk RSUD di Jakarta

Heru Budi Pertahankan Penjenamaan Rumah Sehat untuk RSUD di Jakarta

Megapolitan
BMKG: Hujan Deras yang Mengguyur Wilayah Jabodetabek hingga Malam Hari Meluas, Ini Titiknya

BMKG: Hujan Deras yang Mengguyur Wilayah Jabodetabek hingga Malam Hari Meluas, Ini Titiknya

Megapolitan
Dirut hingga Direktur Bisnis Diberhentikan, Ini Susunan Baru Direksi Jakpro

Dirut hingga Direktur Bisnis Diberhentikan, Ini Susunan Baru Direksi Jakpro

Megapolitan
Iwan Takwin Diangkat Jadi Direktur Utama Jakpro Gantikan Widi Amanasto

Iwan Takwin Diangkat Jadi Direktur Utama Jakpro Gantikan Widi Amanasto

Megapolitan
Peringatan Dini BPBD DKI: Hujan Sedang-Deras Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Jabodetabek

Peringatan Dini BPBD DKI: Hujan Sedang-Deras Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Jabodetabek

Megapolitan
Kronologi Wanita Diduga Bakar Diri di Tangerang, Sendirian di Rumah dan Pintu Dikunci dari Dalam

Kronologi Wanita Diduga Bakar Diri di Tangerang, Sendirian di Rumah dan Pintu Dikunci dari Dalam

Megapolitan
Perbanyak Kamera ETLE, Polda Metro: Kalau Tilang Manual kayak Kucing-kucingan

Perbanyak Kamera ETLE, Polda Metro: Kalau Tilang Manual kayak Kucing-kucingan

Megapolitan
Heru Budi Copot Direktur Utama dan Direktur Bisnis Jakpro

Heru Budi Copot Direktur Utama dan Direktur Bisnis Jakpro

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.