Salin Artikel

Ibadah Waisak di Vihara Hok Tek Tjeng Sin Kebayoran Lama Dipastikan Berjalan Kondusif

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Donni Bagus Wibisono mengatakan, aparat telah melakukan pengamanan dalam rangka ibadah Hari Raya Waisak 2021.

Pengamanan dilakukan dari unsur TNI Polri, Kecamatan Kebayoran Lama, Citra Bhayangkara, dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jakarta Selatan.

“Alhamdulillah sampai saat ini situasi masih kondusif,” ujar Donni saat ditemui di Vihara Hok Tek Tjeng Sin.

Donni mengatakan, pihaknya mengamankan vihara hingga semua umat kembali ke rumah masing-masing.

Untuk mendukung pelaksanaan ibadah Hari Raya Waisak, Polres Metro Jakarta Selatan menurunkan personel sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau 100 personel.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah menambahkan, anggota Polri juga berkoordinasi dengan ketua panitia ibadah terkait protokol kesehatan.

“Petugas Polri berkoordinasi dengan ketua panitia ibadah bukan hanya tentang faktor keamanan namun juga koordinasi tentang pelaksanaan protokol pada saat ibadah,” kata Azis.

Azis berharap pelaksanaan ibadah Hari Raya Waisak tahun ini berjalan lancar dan aman sehingga umat Budha bisa melaksanakan ibadah dengan khidmat.

Ketua Panitia Ibadah Waisak 2021 di Vihara Hok Tek Tjeng Sin, Budi Darmawan, mengatakan, penyelanggaraan ibadah Waisak tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau enggak ada pandemi Covid-19, kami ada perayaan seperti pasang lilin, bakti sosial, lainnya. Tahun kemarin kami enggak ada upacara sekali karena kami masih ngeri,” ujar Budi saat ditemui di Vihara Hok Tek Tjeng Sin.

Budi menyebutkan, pihak vihara memutuskan untuk menggelar upacara ibadah Waisak yang diikuti umat secara online.

Ada sejumlah umat yang datang ke vihara untuk mengikuti ibadah.

“Tahun ini kami ada upacara tapi online dan kami share link Zoom-nya ke umat-umat kami dan juga kami batasi yang di atas hanya maksimal 30 persen dari kapasitas yang ada sesuai dengan arahan dari Kemenag,” ujar Budi.

Budi mengatakan, ibadah Waisak digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Panitia meminta umat yang datang untuk mencuci tangan, mengecek suhu tubuh, dan mencatat semua orang yang masuk ke ruangan penyelenggaraan ibadah.

“Kalau ada apa-apa kan jadi ketahuan. Suhu di atas 37 celsius kami tak perbolehkan masuk,” tambah Budi.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/05/26/20143541/ibadah-waisak-di-vihara-hok-tek-tjeng-sin-kebayoran-lama-dipastikan

Terkini Lainnya

Supaya Nyaman, Pekerja Harap Debu Tebal di Terminal Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok Segera Dibersihkan

Supaya Nyaman, Pekerja Harap Debu Tebal di Terminal Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok Segera Dibersihkan

Megapolitan
Peremas Payudara Beraksi di Bojonggede, Korbannya Ibu yang Sedang Gandeng Anak

Peremas Payudara Beraksi di Bojonggede, Korbannya Ibu yang Sedang Gandeng Anak

Megapolitan
Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor Sempat Tulis Surat Wasiat untuk Keluarga

Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor Sempat Tulis Surat Wasiat untuk Keluarga

Megapolitan
Sebelum Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk, Galang Beli Pisau Lipat dan Bolak-balik Cek TKP

Sebelum Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk, Galang Beli Pisau Lipat dan Bolak-balik Cek TKP

Megapolitan
Lantik 33 Panwascam, Bawaslu Depok Harapkan Komunikasi Efektif

Lantik 33 Panwascam, Bawaslu Depok Harapkan Komunikasi Efektif

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor, Diduga Bunuh Diri

Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor, Diduga Bunuh Diri

Megapolitan
Alasan PKS Usulkan Anies untuk Pilkada Jakarta, Punya Segudang Prestasi Saat Jadi Gubernur

Alasan PKS Usulkan Anies untuk Pilkada Jakarta, Punya Segudang Prestasi Saat Jadi Gubernur

Megapolitan
Keluarga Korban Merasa Ada yang Janggal dalam Kecelakaan Maut di Basura Jaktim

Keluarga Korban Merasa Ada yang Janggal dalam Kecelakaan Maut di Basura Jaktim

Megapolitan
Motif Galang Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk: Sakit Hati karena Urusan Asmara

Motif Galang Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk: Sakit Hati karena Urusan Asmara

Megapolitan
Para Pekerja Takut Paru-paru Mereka Terpapar Debu Pelabuhan Tanjung Priok

Para Pekerja Takut Paru-paru Mereka Terpapar Debu Pelabuhan Tanjung Priok

Megapolitan
Motif Pembunuhan Imam Mushala di Kebon Jeruk: Pelaku Sakit Hati dan Dendam Selama 2 Tahun

Motif Pembunuhan Imam Mushala di Kebon Jeruk: Pelaku Sakit Hati dan Dendam Selama 2 Tahun

Megapolitan
Debu Tebal di Terminal Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok, Pekerja: Makan Aja Pakai Kuah Debu

Debu Tebal di Terminal Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok, Pekerja: Makan Aja Pakai Kuah Debu

Megapolitan
Pria Paruh Baya Tewas Dianiaya Orang Tak Dikenal, Dibuang di Tamansari Bogor

Pria Paruh Baya Tewas Dianiaya Orang Tak Dikenal, Dibuang di Tamansari Bogor

Megapolitan
Pemuda Tusuk Imam Mushala di Kebon Jeruk, Polisi: Pembunuhan Berencana

Pemuda Tusuk Imam Mushala di Kebon Jeruk, Polisi: Pembunuhan Berencana

Megapolitan
DPW PKS Jakarta Usulkan Nama Anies Baswedan untuk Pilkada DKJ 2024

DPW PKS Jakarta Usulkan Nama Anies Baswedan untuk Pilkada DKJ 2024

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke