Salin Artikel

Ada Vaksinasi Massal di GBK Akhir Pekan Ini, Simak Cara Daftarnya...

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menggelar vaksinasi massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada akhir pekan ini.

Berdasarkan informasi di akun Instagram resmi DKI Jakarta, kegiatan vaksinasi akan dilaksanakan selama 2 hari yakni pada 3-4 Juli 2021. Lokasi vaksinasi yakni Gate F Stadion GBK.

"Ayo warga Jakarta ikuti program serbuan vaksinasi massal di Jakarta. Vaksinasi ini diperuntukkan untuk warga usia 12 tahun ke atas," tulis akun @dkijakarta, Jumat (2/6/2021).

Warga yang hendak mengikuti vaksinasi harus melakukan pendaftaran lebih dahulu melalui aplikasi Jakarta terkini (JAKI) yang dapat diunduh di play store atau apple store.

Begitu membuka aplikasi, akan langsung muncul pilihan untuk mendaftar vaksinasi bagi warga 12 tahun ke atas. Lalu selanjutnya tinggal memilih GBK lokasi vaksinasi dan memilih waktu kedatangan.

Setelah pendaftaran selesai, warga akan mendapatkan bukti pendaftaran pre-screening yang harus dicetak dan dibawa ke lokasi vaksinasi.

"Jika tidak membawa cetakan pre-screening tidak akan dilayani," tulis Pemprov DKI Jakarta.

Selain bukti pendaftaran, dokumen lain yang harus dibawa yakni KTP asli/fotokopi, serta kartu keluarga bagi pendaftar anak-anak.

Berbeda dari vaksinasi massal sebelumnya yang hanya bisa diikuti orang dewasa, vaksinasi kali ini juga bisa diikuti oleh anak-anak berusia 12-17 tahun.

Hal ini menyusul terbitnya izin penggunaan vaksin Sinovac oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Dosis pemberian vaksin Sinovac bagi anak 12-17 tahun yakni 0,5 ml sebanyak dua kali, dengan jarak/interval minimal 28 hari.

Di Jakarta, vaksinasi bagi anak sudah dimulai sejak Kamis kemarin. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 1,3 juta anak usia 12-17 tahun di Jakarta disuntik vaksin.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/07/02/17225471/ada-vaksinasi-massal-di-gbk-akhir-pekan-ini-simak-cara-daftarnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Masjid At-Tin Sebut Massa Munajat Akbar Reuni 212 Sudah Mulai Berdatangan

Pengelola Masjid At-Tin Sebut Massa Munajat Akbar Reuni 212 Sudah Mulai Berdatangan

Megapolitan
Sopir Transjakarta Kedapatan Main HP Saat Mengemudi, Pengamat: Lemahnya Pengawasan Manajemen

Sopir Transjakarta Kedapatan Main HP Saat Mengemudi, Pengamat: Lemahnya Pengawasan Manajemen

Megapolitan
Pembebasan Lahan Sempat Bermasalah, Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung Kini Capai 62 Persen

Pembebasan Lahan Sempat Bermasalah, Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung Kini Capai 62 Persen

Megapolitan
Ada Reuni 212, Polisi Imbau Warga Tak Berwisata ke TMII Pada 2 Desember 2022

Ada Reuni 212, Polisi Imbau Warga Tak Berwisata ke TMII Pada 2 Desember 2022

Megapolitan
Dilempar Batu dan Petasan saat Gerebek Kampung Bahari, Polisi Pastikan Tak Ada yang Terluka

Dilempar Batu dan Petasan saat Gerebek Kampung Bahari, Polisi Pastikan Tak Ada yang Terluka

Megapolitan
'Money Politic' dalam Pemilihan Ketua LPM Bedahan, Bang Bangor: Karena Sudah Budaya...

"Money Politic" dalam Pemilihan Ketua LPM Bedahan, Bang Bangor: Karena Sudah Budaya...

Megapolitan
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Masjid At-Tin untuk Reuni 212

Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Masjid At-Tin untuk Reuni 212

Megapolitan
 Ini Alasan Reuni 212 Digelar di Masjid At-Tin Ketimbang di Monas

Ini Alasan Reuni 212 Digelar di Masjid At-Tin Ketimbang di Monas

Megapolitan
Temui Heru Budi, Ormas Islam di Jakarta Kerja Sama untuk Galang Donasi Gempa Cianjur

Temui Heru Budi, Ormas Islam di Jakarta Kerja Sama untuk Galang Donasi Gempa Cianjur

Megapolitan
Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta yang Dianiaya Atletnya Mengaku 2 Kali Dipukuli

Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta yang Dianiaya Atletnya Mengaku 2 Kali Dipukuli

Megapolitan
Bang Bangor 'Ngotot' Jadi Ketua LPM hingga Tebar Rp 22 Juta, Apa Itu LPM?

Bang Bangor "Ngotot" Jadi Ketua LPM hingga Tebar Rp 22 Juta, Apa Itu LPM?

Megapolitan
KSP Indosurya Pakai Metode 'Medium Term Note' Berkedok Koperasi, Jaksa: Mereka Bank Gelap

KSP Indosurya Pakai Metode "Medium Term Note" Berkedok Koperasi, Jaksa: Mereka Bank Gelap

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Pengendara Motor Remas Payudara Perempuan di Depok

Polisi Selidiki Kasus Pengendara Motor Remas Payudara Perempuan di Depok

Megapolitan
Pengelola Sebut Masjid At-Tin Sudah Siap Jadi Tempat Acara Munajat Akbar Reuni 212

Pengelola Sebut Masjid At-Tin Sudah Siap Jadi Tempat Acara Munajat Akbar Reuni 212

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta, Awalnya Tegur Atlet karena Jarang Latihan

Kronologi Penganiayaan Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta, Awalnya Tegur Atlet karena Jarang Latihan

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.