Salin Artikel

Hasil Pemeriksaan Dinas LH DKI, Teluk Jakarta Masih Tercemar Parasetamol

Temuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan tim Dinas LH DKI Jakarta dengan sampel yang diambil pada 2 Oktober 2021.

"(Masih) ada, sekitar 200 nanogram," ujar Asep saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/10/2021).

Asep mengatakan, kadar parasetamol yang ditemukan lebih kecil dibandingkan hasil penelitian Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

"Kami sudah selesai, nilai yang kami peroleh enggak sebesar yang ada atau yang dirilis oleh BRIN," ucap dia.

Asep bertutur, kadar yang sedikit bukan berarti tidak mengganggu ekosistem laut di Teluk Jakarta.

Saat ini kerusakan biota laut di Teluk Jakarta yang tercemar parasetamol terus terjadi.

Dia juga mengatakan, Dinas LH Jakarta sedang melakukan investigasi terkait penyebab limbah parasetamol mencemari Teluk Jakarta.

Kemungkinan besar, ucap Asep, pencemaran disebabkan oleh limbah yang dibuang dengan sengaja oleh industri atau perusahaan.

"Mudah-mudahan kalau hasil investigasinya sudah bisa diselesaikan maka kami akan melakukan penindakan kepada perusahaan terkait," ucap dia.

Sebelumnya, temuan pencemaran parasetamol di Teluk Jakarta dimuat dalam Buletin Polusi Laut yang diterbitkan oleh sciencedirect.com dengan judul "Konsentrasi tinggi parasetamol dalam limbah yang mendominasi perairan Teluk Jakarta, Indonesia".

Dalam Buletin Polusi Laut disebutkan bahwa konsentrasi tinggi parasetamol terdeteksi di Angke dengan kadar 610 ng/L dan Ancol 420 ng/L.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/10/25/14495001/hasil-pemeriksaan-dinas-lh-dki-teluk-jakarta-masih-tercemar-parasetamol

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

Megapolitan
Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

Megapolitan
Sedang Beraksi, Pencuri Modus Ganjal ATM Diciduk Satpam SPBU di Depok

Sedang Beraksi, Pencuri Modus Ganjal ATM Diciduk Satpam SPBU di Depok

Megapolitan
Keluarga Duga Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Tidak Spontan

Keluarga Duga Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Tidak Spontan

Megapolitan
Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Masyarakat Umum Bisa Disuntik Vaksin Booster di Kota Tangerang, Lansia Tetap Jadi Target Utama

Megapolitan
Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Sopir Taksi Tewas Gantung Diri di Kalideres, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Megapolitan
14 Komunitas Akan Ikut 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

14 Komunitas Akan Ikut "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di Kota Tangerang Mencapai 3,1 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di Kota Tangerang Mencapai 3,1 Persen

Megapolitan
Gudang Terbakar di Kembangan Jakbar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Gudang Terbakar di Kembangan Jakbar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Pengeroyokan Kakek hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua Wanita di Cakung Terseret 1 Meter karena Pertahankan Motor yang Hendak Dibegal

Dua Wanita di Cakung Terseret 1 Meter karena Pertahankan Motor yang Hendak Dibegal

Megapolitan
Sudah Divaksin 2 Dosis, Warga Jakarta yang Terpapar Omicron Meninggal karena Komplikasi

Sudah Divaksin 2 Dosis, Warga Jakarta yang Terpapar Omicron Meninggal karena Komplikasi

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.