Salin Artikel

Pembagian Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Tak Lagi Pakai Sistem Kupon

"Iya ada pembagian daging kurban tapi nggak pakai sistem kupon lagi langsung diantar ke zona-zona yang sudah ditentukan panitia," ujar Wakil Ketua Bidang Peribadatan Masjid Istiqlal Abu Hurairah saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/7/2022).

Menurut Abu, daging hewan kurban untuk masyarakat akan didistribusikan melalui pengurus rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), lembaga dan masjid yang berada di sekitar Masjid Istiqlal.

Ia menambahkan bahwa tidak ada kriteria khusus untuk warga yang berhak menerima daging hewan kurban dari Masjid Istiqlal.

"Warga di RT yang kira-kira pendapatannya dibawah garis kemiskinan itu yang paling diutamakan," ungkapnya.

Abu mengungkapkan, jajarannya belum dapat memastikan berapa jumlah kantung daging hewan kurban yang akan disalurkan untuk masyarakat.

Sebab, kata Abu, hewan kurban yang ada di Masjid Istiqlal saat ini baru berjumlah empat hewan kurban.

Ia menambahkan, hewan kurban yang diterima Masjid Istiqlal akan bertambah mulai Jumat ini hingga Sabtu besok.

"Kalau sekarang yang masuk baru 4 ekor, akan masuk banyak hari ini dan besok," tutur dia.

Adapun Kepala Bidang Penyelenggaraan Peribadatan KH Bukhori Sail Attahiri mengatakan, penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal tidak dilaksanakan pada Minggu 10 Juli 2022, melainkan pada Senin (11/7/2022).

Penyembelihan dijadwalkan pada Senin pagi hingga sore hari.

Nantinya, sebagian hewan kurban yang diserahkan akan disembelih secara langsung di Masjid Istiqlal dan sebagian lagi akan disalurkan secara hidup ke beberapa yayasan.

"Seperti yang disampaikan imam besar, kami akan bagikan hewan kurban itu sebagian besar hidup-hidup kepada lembaga-lembaga dan instansi yang memang sudah kota teliti. Tetapi, sebagian kami sembelih di sini," kata Bukhori.

Masjid Istiqlal Jakarta bakal menggelar Salat Idul Adha 1443 H pada 10 Dzulhijjah, yang jatuh pada Minggu (10/7/2022) mendatang.

Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Dr KH Nasaruddin Umar mengatakan keputusan ini sesuai dengan sidang isbat mengenai pelaksanaan Idul Adha 1443 Hijriah tahun ini.

Rencananya, gelaran Salat Idul Adha ini akan dihadiri oleh Presiden Jokowi, Wakil Presiden Maruf Amin, dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/07/08/14120861/pembagian-hewan-kurban-di-masjid-istiqlal-tak-lagi-pakai-sistem-kupon

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tukang Pijat di Cikarang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kontrakannya

Tukang Pijat di Cikarang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kontrakannya

Megapolitan
Bripka Madih disebut Sering Meneror Warga, Ketua RW: Kami Tak Bisa Lawan karena Dia Polisi

Bripka Madih disebut Sering Meneror Warga, Ketua RW: Kami Tak Bisa Lawan karena Dia Polisi

Megapolitan
Polisi Klaim Tak Ada Lagi Tawuran di Manggarai Usai Satgas Anti-Tawuran Dibentuk

Polisi Klaim Tak Ada Lagi Tawuran di Manggarai Usai Satgas Anti-Tawuran Dibentuk

Megapolitan
Pawai Cap Go Meh Berlangsung Meriah, Kelenteng Hok Lay Kiong: Ini Pesta Rakyat

Pawai Cap Go Meh Berlangsung Meriah, Kelenteng Hok Lay Kiong: Ini Pesta Rakyat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Warga tetap Bisa Melapor Meski Pos Polisi Kosong, Begini Caranya

Kapolres Jaksel Sebut Warga tetap Bisa Melapor Meski Pos Polisi Kosong, Begini Caranya

Megapolitan
Ratusan Kasus Kejahatan di Jaksel Sepanjang 2022, dari Curanmor hingga Tawuran

Ratusan Kasus Kejahatan di Jaksel Sepanjang 2022, dari Curanmor hingga Tawuran

Megapolitan
Ketua RW Ungkap Sosok Bripka Madih yang Ngaku Diperas Polisi: Dia Suka Bikin Onar

Ketua RW Ungkap Sosok Bripka Madih yang Ngaku Diperas Polisi: Dia Suka Bikin Onar

Megapolitan
Periksa Bripka Madih yang Ngaku Diperas Penyidik, Polda Metro: Keterangannya Tak Konsisten

Periksa Bripka Madih yang Ngaku Diperas Penyidik, Polda Metro: Keterangannya Tak Konsisten

Megapolitan
Bripka Madih, Polisi yang Diperas Polisi, Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Bripka Madih, Polisi yang Diperas Polisi, Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Megapolitan
Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Ribuan Orang Tumpah ke Jalan

Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Ribuan Orang Tumpah ke Jalan

Megapolitan
Polisi Kerahkan 11 Tim Patroli di Jam Rawan Tawuran di Jaksel

Polisi Kerahkan 11 Tim Patroli di Jam Rawan Tawuran di Jaksel

Megapolitan
Bripka Madih Sambangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Kasus Penyerobotan Tanah

Bripka Madih Sambangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Kasus Penyerobotan Tanah

Megapolitan
Mahasiswa UI Hasya Tewas Dilindas, Pakar Hukum Sebut Peluang AKBP (Purn) Eko Jadi Tersangka Sangat Besar

Mahasiswa UI Hasya Tewas Dilindas, Pakar Hukum Sebut Peluang AKBP (Purn) Eko Jadi Tersangka Sangat Besar

Megapolitan
Ada Pawai Cap Go Meh, 7 Ruas Jalan di Kota Bekasi Ditutup Siang Ini

Ada Pawai Cap Go Meh, 7 Ruas Jalan di Kota Bekasi Ditutup Siang Ini

Megapolitan
Soal Mekanisme Pencabutan Status Tersangka Hasya, Pakar Hukum: Ada 2 Cara yang Bisa Ditempuh Keluarga

Soal Mekanisme Pencabutan Status Tersangka Hasya, Pakar Hukum: Ada 2 Cara yang Bisa Ditempuh Keluarga

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.