Salin Artikel

Papan Pijak Berlubang dan Besi Berkarat, Kini Pengganti Jembatan "Indiana Jones" Telah Diperbaiki

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengganti jembatan "Indiana Jones" yang berada di RT 12 RW 02 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diperbaiki setelah sebelumnya mengalami beberapa kerusakan.

Untuk diketahui, jembatan itu menghubungkan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dengan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Depok.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, Selasa (16/8/2022), kerusakan yang sebelumnya terjadi pada papan pijak jembatan yang berlubang kini telah diperbaiki.

Tampak sejumlah papan pijak jembatan yang berlubang telah diganti. Kondisi papan pijak telihat masih baru dan kokoh.

Selain itu, perbaikan juga terlihat pada besi yang menjadi konstruksi dan batas jembatan yang sebelumnya telah berkarat.

Besi-besi yang sebelumnya berwarna hijau dan cokelat, kini diganti warna menjadi abu-abu serta hitam.

"Iya itu sudah diperbaiki sekitar tiga bulan lalu. Saat ini sudah tidak ada lagi yang berlubang," ujar Ketua RT 12, Hambali saat dikonfirmasi, Senin.

Hambali mengatakan perbaikan jembatan gantung itu dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Sama Pemprov yang memperbaiki. Kami tinggal merawatnya saja," ucap Hambali.

Hambali mengatakan sejumlah papan pijakan di jembatan yang dibangun pada 2018 itu sudah berlubang sejak awal tahun 2021.

Awalnya, lubangnya kecil. Kemudian, lama-lama melebar menjadi besar.

Meski beberapa papan pijakan berlubang, masih banyak warga yang menggunakan fasilitas penyeberangan tersebut.

Hambali menduga, jembatan dengan nama resmi "Jembatan Wiratman" itu lapuk karena terkena hujan dan panas.

"Karena konstruksinya kayu jadi kena panas hujan dia rapuh," ucap Hambali.

Untuk diketahui, perubahan jembatan "Indiana Jones" menjadi "Jembatan Wiratman" dilakukan pada 2018.

Perubahan dilakukan tepat setelah jembatan diperbaiki menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) PT Wiratman dengan perusahaan-perusahaan sponsornya.

Adapun pembangunan jembatan sebetulnya telah direncanakan sejak 2016 melalui lomba desain jembatan bagi mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Saat itu, tim mahasiswa dari Universitas Indonesia yang memenangkan lomba yang kemudian desain jembatan disempurnakan PT Wiratman.

Sebelum dibangun dan diberi nama "Jembatan Wiratman ", tempat penyebrangan itu disebut jembatan "Indiana Jones".

Penamaan jembatan berkaitan dengan gurauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memantau ke lokasi pada 21 Januari 2018.

Sambil mengambil gambar jembatan beberapa kali dengan ponselnya, Anies berkelakar kepada wartawan yang berada di lokasi.

"Seperti jembatan Indiana Jones," kata Anies.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/08/16/15433761/papan-pijak-berlubang-dan-besi-berkarat-kini-pengganti-jembatan-indiana

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah yang Dicabuli Pria Disabilitas di Tambora Kini Dapat Pendampingan Psikologis

Bocah yang Dicabuli Pria Disabilitas di Tambora Kini Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Tembus 4.463, Pemkot Lakukan 4 Hal Ini

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Tembus 4.463, Pemkot Lakukan 4 Hal Ini

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemkot Libatkan Publik Soal Revitalisasi Trotoar di Margonda

Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemkot Libatkan Publik Soal Revitalisasi Trotoar di Margonda

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Wali Kota dan Bupati Harus Tetap Ada di Jakarta...

Ketua DPRD DKI: Wali Kota dan Bupati Harus Tetap Ada di Jakarta...

Megapolitan
Tiup Jari Telunjuk, Isyarat Pria Disabilitas untuk Bungkam Bocah Korban Pencabulan

Tiup Jari Telunjuk, Isyarat Pria Disabilitas untuk Bungkam Bocah Korban Pencabulan

Megapolitan
Besok Warga Kampung Bayam ke Balai Kota, Minta Bantuan Pemprov agar Segera Huni Rusun

Besok Warga Kampung Bayam ke Balai Kota, Minta Bantuan Pemprov agar Segera Huni Rusun

Megapolitan
Kritik APBD DKI Jakarta 2023 Beda dari KUA-PPA Jadi Rp 83,7 Triliun, Fitra: Berpotensi Timbulkan Masalah

Kritik APBD DKI Jakarta 2023 Beda dari KUA-PPA Jadi Rp 83,7 Triliun, Fitra: Berpotensi Timbulkan Masalah

Megapolitan
Polemik Kampung Susun Bayam, Pemprov DKI Diminta Pelajari Janji Anies kepada Warga Gusuran JIS

Polemik Kampung Susun Bayam, Pemprov DKI Diminta Pelajari Janji Anies kepada Warga Gusuran JIS

Megapolitan
Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Bekasi

Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Bekasi

Megapolitan
Meriahnya Penutupan Porprov ke-VI Banten, Ada Aksi Barongsai hingga Parade Para Atlet

Meriahnya Penutupan Porprov ke-VI Banten, Ada Aksi Barongsai hingga Parade Para Atlet

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siapkan Puluhan Miliar untuk Atlet Peraih Medali Emas di Porprov Banten 2022

Pemkot Tangerang Siapkan Puluhan Miliar untuk Atlet Peraih Medali Emas di Porprov Banten 2022

Megapolitan
Naik 7,2 Persen, UMK Kabupaten Bekasi 2023 Jadi Rp 5,1 Juta

Naik 7,2 Persen, UMK Kabupaten Bekasi 2023 Jadi Rp 5,1 Juta

Megapolitan
SDA DKI Disebut Anggarkan Program Normalisasi Ciliwung Rp 400 Miliar

SDA DKI Disebut Anggarkan Program Normalisasi Ciliwung Rp 400 Miliar

Megapolitan
Anggap Beban PT Jakpro Terlalu Berat, Komisi D DPRD DKI: Bisa Ambruk Kalau Kebanyakan Beban...

Anggap Beban PT Jakpro Terlalu Berat, Komisi D DPRD DKI: Bisa Ambruk Kalau Kebanyakan Beban...

Megapolitan
Jakarta Diprediksi Tenggelam 2030, Ahli: Bukan Hilang tapi Terendam

Jakarta Diprediksi Tenggelam 2030, Ahli: Bukan Hilang tapi Terendam

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.