Banjir Ciujung Bisa Tak Berujung

Kompas.com - 18/01/2012, 03:12 WIB
Editor

Kekritisan Ciujung memberi dampak banjir yang luas. Sungai ini tergolong paling luas di Provinsi Banten, sekitar 1.935 km2. Aliran ke utara masuk ke Provinsi Jawa Barat sebelum bermuara di Laut Jawa. Di Provinsi Banten sungai mengaliri Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang. Di Jawa Barat, sungai melewati Kabupaten Bogor.

Di hilir, sungai bercabang dua mengalir ke Tanjung Pontang dan Teluk Banten. Ciujung memiliki delapan anak sungai, yaitu Ciujung Hulu, Cisemeut, Ciminyak, Cikeuyeup, Cimaur, Ciberang, Ciasem, dan Cipari. Ada 2,8 juta jiwa yang mengambil manfaat dari keberadaan Ciujung dan anak sungainya.

Penggunaan lahan di DAS Ciujung berdasarkan analisis citra Landsat tahun 2001 didominasi pertanian lahan kering (53,64 persen). Untuk mengatasi banjir direncanakan pembangunan waduk, cekdam, dan saluran irigasi. Waduk akan dibangun di Karian, Waduk Tanjung, Cilawang, dan Pasir Kopo.

Waduk Karian di hulu Sungai Ciujung akan berfungsi memasok air bersih di Serang dan Jabotabek menggunakan saluran Karian-Tanjung-Serpong, penyedia air irigasi untuk Ciujung, pengendali banjir Ciujung antara Rangkasbitung dan Bendung Pamarayan. Volume tampung efektif 219 juta m3 dan mampu membangkitkan listrik 5,2 MW.

Upaya pengendalian banjir dilakukan dengan membuat peta banjir yang disusun berdasarkan data historis spasial kerusakan banjir dan curah hujan pada wilayah sungai. Setelah itu ditetapkan peringkat prioritas penanganan banjir berdasarkan frekuensi (tingkat bahaya) banjir secara nasional. Prioritas pertama diberikan pada wilayah berpopulasi padat, memiliki areal pertanian, infrastruktur irigasi, serta ada kawasan industri dan lahan kritis yang luas di seluruh DAS. Dari data dilakukan pemodelan banjir dan diteliti zona penyimpan banjir. Ini terkait penyusunan rencana induk manajemen dan pengendalian banjir. (YUN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.