Kompas.com - 17/04/2013, 11:23 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan warga Kelurahan Petukangan Selatan menggeruduk gedung Balaikota DKI Jakarta, Rabu (17/4/2013). Kedatangan mereka untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menggelar audiensi terkait pembebasan lahan warga Petukangan tersebut.

Koordinator aksi, Munasik (48), mengatakan, pihaknya menginginkan Joko Widodo mempercepat digelarnya audiensi pembebasan lahan dengan warga pemilik tanah. Agar setelahnya dapat tercapai mufakat antara Pemerintah Provinsi DKI dan warga.

"Kami ingin audiensi untuk menggiring Gubernur bermusyawarah dengan warga Petukangan, terkait pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol," kata Munasik di lokasi aksi, Rabu.

Untuk diketahui, musyawarah merupakan perintah pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dengan adanya gugatan warga Petukangan Selatan terhadap Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 1907/2010 tentang perubahan besarnya ganti kerugian tanah dan bangunan dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) West 2 di Kelurahan Petukangan Utara dan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahaan, Jakarta Selatan.

Pada 28 Maret 2013, Mahkamah Agung telah mengeluarkan salinan resmi yang pokoknya berisi menolak permohonan yang diajukan oleh Gubernur DKI. Oleh karena itu, para warga meminta Joko Widodo mencabut SK tersebut dan bisa merealisasikan harga ganti rugi yang layak.

"Pembangunan JORR bersifat komersial, maka itu harus melibatkan warga," ujar Munasik. Sebelumnya, Joko Widodo sempat menyatakan bahwa Tol JORR West 2 akan selesai pada Desember 2013, dan tahun depan sudah mulai dioperasikan. Namun, sampai saat ini warga di lokasi tersebut belum pernah sekali pun diajak bermusyawarah.

Warga datang sekitar pukul 10.00 WIB. Sampai pukul 10.45, ratusan warga itu masih bertahan di depan Gedung Balaikota Jakarta. Kondisi lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan terpantau tak terganggu.

Berita terkait, baca:

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.