Kompas.com - 19/04/2013, 16:46 WIB
EditorAgus Mulyadi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Dua puluh remaja yang tergabung dalam komunitas anak punk terjaring razia yang digelar Tim Gabungan Yustisi Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, yang terdiri atas unsur kepolisian dan Satpol PP.

"Dari razia yang kami gelar sejak Kamis (18/4/2013), sebanyak 20 anak punk yang berhasil kami amankan dan wajib menjalani pembinaan," kata Kepala Satuan Binmas Polresta Pekanbaru, Kompol Muhammad Idris di Pekanbaru, Jumat (19/4/2013).

Idris mengatakan, razia yang dilakukan pihaknya bersama sejumlah anggota Satpol PP dilakukan di sejumlah lokasi tongkrongan kalangan anak punk di Pekanbaru. Lokasinya seperti di persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dengan Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di perempatan Simpang Mall SKA, dan di sekitaran Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di sekitar pusat perbelanjaan Ramayana.

"Razia yang kami gelar merupakan razia rutin yang terus dilakukan secara berkala, untuk mengatasi masalah anak-anak jalanan," katanya.

Menurut Idris, masalah anak jalanan khususnya yang tergabung dalam komunitas anak punk sudah sangat meresahkan masyarakat, khususnya para pengguna jalan.

Kalangan ini, meurut dia, biasanya kerap mengamen namun jika tidak mendapatkan imbalan, biasanya akan merusak kendaraan dengan mnggoreskan badan mobil dengan benda keras.

"Pengaduan tentang kenakalan dan kejahatan kalangan anak punk ini sudah sangat sering dan telah meresahkan masyarakat," katanya.

Komunitas anak punk di Kota Pekanbaru sudah menjadi pemandangan yang lumrah. Kalangan ini biasanya nongkrong di berbagai pusat keramaian dengan penampilan yang nyentrik.

Kalangan anak punk juga rata-rata merupakan tuna wisma yang biasa tidur di emperan toko, dan menghidupi diri dengan mengamen dan meminta-minta ke para pengguna jalan.  


Sumber: Antara

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.