Kompas.com - 23/04/2013, 14:07 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Pol) Putut Bayuseno menegaskan tidak ada pengamanan ekstra untuk mengawal aksi buruh dalam memperingati Hari Buruh pada 1 Mei 2013. Polisi akan melakukan pengamanan yang sama seperti pada peringatan-peringatan May Day sebelumnya.

Pihak kepolisian yang dibantu oleh TNI dan Satpol PP akan mengawal ribuan buruh yang akan melakukan aksi unjuk rasa, mulai dari pertama mereka datang sampai mereka membubarkan diri.

"Tidak ada. Tidak ada pengamanan khusus. Seperti biasa, massa akan dikawal dari titik kumpul," kata Putut di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (23/4/2013).

Putut mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih belum menentukan berapa jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengamankan aksi buruh nanti. Menurutnya, hal itu akan segera ditentukan ketika sudah mengetahui berapa jumlah buruh yang akan turun ke jalan.

"Kita sesuaikan dengan buruh yang akan turun nanti, tapi tidak jauh berbeda dengan tahun lalu," ucapnya.

Sementara itu, pihak TNI mengaku sudah siap untuk membantu petugas kepolisian untuk mengamankan demo ini. Saat ini, TNI sudah menyiapkan sekitar 22 satuan setingkat kompi (SSK). Untuk satu SSK, terdapat 200 personel.

"TNI akan memberikan bantuan kekuatan kepada kepolisian. Jumlahnya tidak jauh beda dengan tahun lalu, 22 SSK," ujar Kasdam Jaya Brigadir Jenderal Agung Risdhianto.

Berkaca dari peringatan May Day tahun lalu yang berjalan kondusif, petugas keamanan tidak akan memberikan pengamanan ekstra. Selain itu, saat ini sudah ada pernyataan dari pihak buruh untuk tidak melakukan unjuk rasa yang berujung anarkis.

Pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan beberapa elemen buruh untuk memperingati Hari Buruh Internasional ini dengan melakukan hal-hal yang positif, seperti olahraga, bakti sosial, maupun khitanan massal.

"Mereka sudah menyatakan akan melakukan kegiatan yang terbaik dan benar," tutup Putut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.