Kompas.com - 02/07/2013, 19:43 WIB
Pembangunan rusunawa 128 menara itu dibangun dengan total anggaran mencapai Rp 1 triliun. Setiap menara dibangun dengan anggaran berkisar Rp 8 miliar  Rp 10 miliar tergantung ketinggian lantai. ShutterstockPembangunan rusunawa 128 menara itu dibangun dengan total anggaran mencapai Rp 1 triliun. Setiap menara dibangun dengan anggaran berkisar Rp 8 miliar Rp 10 miliar tergantung ketinggian lantai.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Joko Widodo memastikan rumah susun sewa sederhana di Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, dapat dihuni oleh pekerja ber-KTP dari luar Jakarta. Mereka pun dipersilakan untuk segera mendaftar.

"Saya kira enggak harus pakai KTP Jakarta," ujar Jokowi setelah acara peletakkan batu pertama di lokasi tersebut, Selasa (2/7/2013) sore.

Jokowi mengatakan, pihaknya akan membangun rumah susun sewa sederhana khusus bagi para pekerja yang memiliki KTP DKI Jakarta. Namun, itu baru akan terwujud pada 2014. Sementara untuk 6 menara rusunawa yang kini akan dibangun, pihaknya akan langsung membuka pendaftaran bagi para calon penghuni rusunawa.

"Baru dibangun seperti ini akan langsung dibuka pendaftaran yang mau tinggal. Jangan sampai rampung entar bingung sipa yang ngisi," tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Perumahan Rakyat serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama membangun 14 unit menara rumah susun sewa sederhana, Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur. Tahap pertama, Kemenpera akan membangun 6 unit menara terlebih dahulu yang direncanakan akan rampung pada Desember 2013. Sementara sisa menara lainnya akan dikerjakan pada 2014.

Jika enam rusun pertama diperuntukkan bagi para pekerja luar atau dari DKI, dua dari delapan sisa menara yang dibangun tahun 2014 akan diperuntukkan bagi para pekerja yang memiliki KTP DKI Jakarta. Setelah dibangun, Kemenpera menyerahkannya kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dikelola lagi.

"Setelah ini selesai, kita nanti akan bikin UPT (Unit Pelaksana Teknis), itu di bawah Pemprov untuk mengelola rusunawa ini semua," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jalan Rusak di Kaliabang Bekasi Belum Diperbaiki karena Anggaran Diprioritaskan untuk Covid-19

    Jalan Rusak di Kaliabang Bekasi Belum Diperbaiki karena Anggaran Diprioritaskan untuk Covid-19

    Megapolitan
    Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Meningkat, Wagub: Sekarang di Antara Kita Sudah Saling Menularkan...

    Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Meningkat, Wagub: Sekarang di Antara Kita Sudah Saling Menularkan...

    Megapolitan
    BOR di Jakarta Naik Lagi Jadi 54 Persen, Wagub: Perhatian Nih!

    BOR di Jakarta Naik Lagi Jadi 54 Persen, Wagub: Perhatian Nih!

    Megapolitan
    Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

    Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

    Megapolitan
    Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

    Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

    Megapolitan
    Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

    Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

    Megapolitan
    Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

    Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

    Megapolitan
    Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

    Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

    Megapolitan
    UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

    UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

    Megapolitan
    Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

    Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

    Megapolitan
    Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

    Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

    Megapolitan
    Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

    Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

    Megapolitan
    Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

    Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

    Megapolitan
    88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

    88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

    Megapolitan
    Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

    Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.