Kompas.com - 03/07/2013, 13:41 WIB
Korban gempa dirawat di luar puskesmas di Kabuoaten Bener Meriah, Aceh, 2 Juli 2013. Gempa berkekuatan 6.2 SR di Aceh, menghancurkan rumah dan mengakibatkan tanah longsor. AP PHOTO / AHMAD ARISKAKorban gempa dirawat di luar puskesmas di Kabuoaten Bener Meriah, Aceh, 2 Juli 2013. Gempa berkekuatan 6.2 SR di Aceh, menghancurkan rumah dan mengakibatkan tanah longsor.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Joko Widodo mengucapkan turut berdukacita kepada warga Aceh atas gempa yang melanda kota mereka pada Selasa (2/7/2013). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun akan turut memberikan bantuan bagi para korban bencana.

"Pagi tadi saya sudah koordinasi, mungkin siang ini keputusannya," ujar Jokowi seusai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kongres PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2013).

Jokowi belum bisa memastikan apa bentuk dari bantuan yang akan dikirimkan bagi korban gempa di Aceh. Jokowi mengaku telah menginstruksikan instansi terkait untuk memberikan yang terbaik bagi korban gempa di Bumi Serambi Mekkah itu.

"Saya tidak (pergi ke Aceh). Nanti siang saja kita baru memutuskan (bentuk bantuan)," tuturnya.

Orang nomor satu di DKI Jakarta itu mengatakan bencana apa pun yang ada di Tanah Air harus menjadi tanggungan seluruh rakyatnya. Karena itu, sebisa mungkin semua elemen membantunya demi meringankan beban para korban gempa.

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 6,2 SR mengguncang wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, Selasa (2/7/2013) sore. Dilaporkan, 220 warga mengalami luka-luka dan 22 orang meninggal dunia, sementara ratusan rumah mengalami kerusakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Rekomendasi

    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

    Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

    Megapolitan
    Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

    Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

    Megapolitan
    Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

    Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

    Megapolitan
    Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

    Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

    Megapolitan
    Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

    Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

    Megapolitan
    11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

    11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

    Megapolitan
    UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Megapolitan
    Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

    Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

    Megapolitan
    UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

    UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

    Megapolitan
    Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

    Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

    Megapolitan
    Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

    Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

    Megapolitan
    Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

    Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

    Megapolitan
    Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

    Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

    Megapolitan
    Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang 'Bermain'

    Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang "Bermain"

    Megapolitan
    Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

    Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X