Basuki Ingin Pameran Flona "Habisi" Jatah 10 Hektar Lahan

Kompas.com - 05/07/2013, 22:16 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI Jakarta, Senin (24/6/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI Jakarta, Senin (24/6/2013).
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan Lapangan Banteng yang luasnya sepuluh hektar untuk dijadikan arena Pameran Flora dan Fauna (Flona). Namun, selama ini penyelenggara pameran flona, yaitu Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, hanya memanfaatkan tiga hektar.

"Pemakaian lahannya tidak maksimal dari seluas 10 hektar. Saya harap tahun depan Flona bisa menggunakan Lapangan Banteng secara penuh," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada acara penutupan Pameran Flona di Lapangan Banteng, Jumat (5/7/2013).

Basuki pun meminta Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI mengevaluasi penyelanggaraan Flona 2013 dan menciptakan konsep baru yang lebih bermanfaat bagi semakin banyak orang dan dikenal dunia internasional.

"Misalnya, tahun depan dibuat konsep seperti pasar rakyat. Yang kami cari bukan keramaiannya, tetapi masing-masing warga bisa membaur dan berinteraksi bersama dengan warga lainnya," terang Basuki.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Widyo Dwiyono Budi mengatakan, "Kami akan mengevaluasinya terlebih dahulu. Setelah itu, baru akan kami bicarakan bersama Pak Gubernur (Joko Widodo) karena kami ingin menampilkan yang terbaik atas penyelenggaraan Flona ini."

Pameran Flona 2013 dimulai pada 7 Juni 2013. Meski penutupan dilaksanakan hari ini, pameran akan tetap dibuka hingga 8 Juli 2013.

Menurut Widyo, selama Pameran Flona 2013, jumlah pengunjung mencapai 440.000 orang dengan omzet Rp 2,6 miliar.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Megapolitan
Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Megapolitan
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Megapolitan
Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Megapolitan
17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Megapolitan
Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Megapolitan
Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Megapolitan
Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Megapolitan
ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X