Kompas.com - 06/07/2013, 15:07 WIB
Puluhan peziarah yang mayoritas ibu-ibu mendatangi makam Ustaz Jeffry Al Buchori yang berada di TPU Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menjelang puasa, makam ustaz yang akrab disapa Uje itu ramai dikunjungi peziarah. KOMPAS.com/DANI PRABOWOPuluhan peziarah yang mayoritas ibu-ibu mendatangi makam Ustaz Jeffry Al Buchori yang berada di TPU Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menjelang puasa, makam ustaz yang akrab disapa Uje itu ramai dikunjungi peziarah.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wangi mawar semerbak di pusara Jeffry Al Buchori. Para peziarah yang mendatangi TPU Karet Bivak, Sabtu (6/7/2013) jelang Ramadhan ini, menyempatkan diri singgah ke makam ustaz gaul tersebut.

Terlihat sebuah pengeras suara sengaja dipasang di atas sebuah bambu. Sehelai terpal berukuran lebih kurang 6 x 6 meter dipasang di atas pusara almarhum yang akrab disapa Uje tersebut.

Seorang pemandu doa terlihat melantunkan doa serta ayat-ayat Al Quran. Orang datang silih berganti mendatangi makam Uje. Mereka menaburkan bunga dan menyiramkan air bunga mawar di atas pusaranya.

Wangi aroma mawar menyerbak di sekitar pemakaman tersebut. Permukaan makam tampak memerah tertutup bunga yang ditaburkan para peziarah. Terlihat sebuah foto Uje berpigura emas pun ditempatkan di bawah nisannya.

Kebanyakan yang datang berziarah ke makam Uje adalah kaum wanita. Bukan hanya peziarah Jakarta saja yang menyempatkan diri datang ke makam Uje, bahkan dari luar kota pun sengaja datang hanya untuk mendoakan Uje secara langsung di atas pusaranya.

Keramaian bukan hanya di makam pusara Uje. Setiap Ramadhan, TPU Karet Bivak selalu dipenuhi para peziarah. Jalan Kyai Haji Mas Mansyur pun tampak dipenuhi kendaraan yang parkir.

Dari gerbang hingga ujung jalan pemakaman, para pedagang pun berjejer menawarkan jualannya mulai dari makanan, bunga untuk nyekar di kuburan, air bunga mawar, sampai dengan pernak-pernik dan makanan pun tersedia di area TPU.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awan (29), salah satu peziarah, mengungkapkan bahwa dirinya datang untuk berziarah ke makam keluarganya. "Saya sudah biasa saat menjelang puasa selalu menyempatkan diri berziarah ke makam keluarga saya di sini," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Sumber Warta Kota
    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

    Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

    Megapolitan
    Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

    Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

    Megapolitan
    Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

    Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

    Megapolitan
    Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

    Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

    Megapolitan
    Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

    Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

    Megapolitan
    Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

    Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

    Megapolitan
    Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

    Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

    Megapolitan
    Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

    Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

    Megapolitan
    Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

    Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

    Megapolitan
    UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Megapolitan
    Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

    Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

    Megapolitan
    DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

    DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

    Megapolitan
    Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

    Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

    Megapolitan
    Zaim Saidi Divonis Tak Bersalah, Pasar Muamalah di Depok Akan Jalan Lagi

    Zaim Saidi Divonis Tak Bersalah, Pasar Muamalah di Depok Akan Jalan Lagi

    Megapolitan
    Pembahasan APBD-P 2021 Molor, Anggota DPRD: Yang Lambat Bukan Kami, tapi Pemprov DKI

    Pembahasan APBD-P 2021 Molor, Anggota DPRD: Yang Lambat Bukan Kami, tapi Pemprov DKI

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.