Kompas.com - 22/07/2013, 18:28 WIB
Ilustrasi: Panitia mudik gratis menata sepeda motor di atas truk untuk diberangkatkan ke Semarang dan Yogyakarta di Sunter, Jakarta, Minggu (5/9/2010).   KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN Ilustrasi: Panitia mudik gratis menata sepeda motor di atas truk untuk diberangkatkan ke Semarang dan Yogyakarta di Sunter, Jakarta, Minggu (5/9/2010).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perhubungan mengadakan program mudik gratis untuk pengendara sepeda motor pada Lebaran 2013 ini. Program ini menarik minat warga yang biasa bermudik dengan sepeda motor. Dengan mengikuti mudik gratis, mereka berharap dapat berhemat dan memperoleh keamanan dan kenyamanan.

"Bisa mengurangi ongkos juga, keselamatan di jalan raya juga. Kan banyak tingkat kecelakaannya kalau naik motor," ujar Rianto (35) di Jakarta, Senin (22/7/2013). Rianto tahun ini ingin mudik ke kampung halamannya di Wonogiri.

Hal yang serupa juga diungkapkan oleh Marni (30). Wanita asal Surabaya ini mengaku mengikuti program mudik gratis agar dapat menghemat biaya mudik dan tidak mengalami kelelahan di perjalanan. Marni bahkan berharap agar program sejenis dilaksanakan juga ketika kembali ke Jakarta.

"Kalo bisa sih pulang-pergi gitu, jadi lebih enak lagi, lebih irit lagi," harap Marni.

Sementara itu, Prio (28), warga asal Yogyakarta, mengaku mencoba program ini demi keamanan anak dan istrinya. Pria yang baru dua tahun berumah tangga ini tidak mau membahayakan keluarganya dengan mudik menggunakan sepeda motor.

"Kalau dulu waktu masih bujang, saya lebih senang naik motor sendiri. Tapi karena sudah punya anak dan istri jadi cari yang aman," jelasnya.

Ke depannya, para peserta mudik gratis ini berharap agar program Kemenhub ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan lebih baik lagi. "Kalau tahun depan ada lagi ya ikut lagi, kalau bisa kuotanya ditambah," ujar Safei (41), peserta mudik gratis asal Lampung.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Megapolitan
Hari Pertama Larangan Mudik, 515 Orang di Jakarta Ajukan SIKM, 137 Ditolak

Hari Pertama Larangan Mudik, 515 Orang di Jakarta Ajukan SIKM, 137 Ditolak

Megapolitan
Aturan Keluar Masuk Jabodetabek saat Masa Larangan Mudik 2021

Aturan Keluar Masuk Jabodetabek saat Masa Larangan Mudik 2021

Megapolitan
Kadisdik DKI: Seluruh Proses PPDB Tahun Ajaran Baru 2021 Dilaksanakan Secara Online

Kadisdik DKI: Seluruh Proses PPDB Tahun Ajaran Baru 2021 Dilaksanakan Secara Online

Megapolitan
Kepala Minimarket Ikut dalam Komplotan Maling, Curi Uang Rp 87 Juta dari Brankas

Kepala Minimarket Ikut dalam Komplotan Maling, Curi Uang Rp 87 Juta dari Brankas

Megapolitan
Minimarket di Pancoran Dibobol Komplotan Maling, Pelaku Libatkan Orang Dalam

Minimarket di Pancoran Dibobol Komplotan Maling, Pelaku Libatkan Orang Dalam

Megapolitan
Update 7 Mei: Total Kasus Covid-19 di Tangerang Selatan Capai 11.005

Update 7 Mei: Total Kasus Covid-19 di Tangerang Selatan Capai 11.005

Megapolitan
Tepergok Belanja Pakai Uang Palsu, Pembeli di Pasar Agung Depok Ditangkap

Tepergok Belanja Pakai Uang Palsu, Pembeli di Pasar Agung Depok Ditangkap

Megapolitan
Jadwal Lengkap PPDB Online DKI Jakarta SD, SMP dan SMA Tahun Ajaran Baru 2021

Jadwal Lengkap PPDB Online DKI Jakarta SD, SMP dan SMA Tahun Ajaran Baru 2021

Megapolitan
Warga Kota Tangerang Diimbau Shalat Idul Fitri di Rumah Bersama Keluarga Masing-masing

Warga Kota Tangerang Diimbau Shalat Idul Fitri di Rumah Bersama Keluarga Masing-masing

Megapolitan
Sulit Bedakan Pemudik Lokal dan Pekerja, Dishub DKI Minta Kesadaran Masyarakat

Sulit Bedakan Pemudik Lokal dan Pekerja, Dishub DKI Minta Kesadaran Masyarakat

Megapolitan
Patuhi Aturan, Kios Blok B Pasar Tanah Abang Tutup Pukul 16.00 WIB

Patuhi Aturan, Kios Blok B Pasar Tanah Abang Tutup Pukul 16.00 WIB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X