Contoh Jokowi, 150 Karyawan PD Pasar Jaya Bersihkan Blok G

Kompas.com - 14/08/2013, 14:46 WIB
Manager Area Pusat Satu PD Pasar Jaya Made Ringgahadi menilik pembangunan Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2013). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIManager Area Pusat Satu PD Pasar Jaya Made Ringgahadi menilik pembangunan Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tak segan membenarkan penutup besi saluran air yang terbuka. Mencontoh Jokowi, pihak yang terkait dengan Blok G turun ke lapangan membersihkan calon tempat PKL Tanah Abang.

Sebanyak 150 orang dari PD Pasar Jaya dan sejumlah suku dinas terkait, serta Satpol PP, turun membantu perbaikan Blok G Pasar Tanah Abang. Para pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang pun menyambut antusias karena bakal calon ruang usaha mereka dipercantik.

"Hari ini kita kerahkan staf PD Pasar Jaya untuk membantu proses, ada 150 orang yang berlangsung sampai tanggal 16," kata Manager Area Pusat 1 PD Pasar Jaya Made Ringgahadi di Jakarta, Rabu (14/8/2013).

Menurut Made, perbaikan Blok G harus dikebut, meski sebagian tukang yang dikontrak untuk perbaikan masih berada di kampung halaman. Tak hanya PD Pasar Jaya, perbaikan juga dilakukan oleh dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta.

Belasan petugas DPU DKI Jakarta bersama petugas Satpol PP sibuk membongkar got mampet dan bau di sisi timur Blok G Pasar Tanah Abang. Made berharap dengan banyaknya pihak terkait yang ikut turun benahi pasar, perbaikan bisa rampung dalam sepekan ke depan.

"Kita berharap cepat. Satu minggu pekerjaan selesai karena secara legal, kita harapkan per 1 September pedagang sudah bisa menempati tempat masing-masing," pungkas Made.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X