Angkot di Rusun Marunda Hanya Beroperasi hingga Sore

Kompas.com - 13/09/2013, 10:30 WIB
Angkutan kota KWK 05 diparkir di pangkalan angkot di sekitar Rusun Marunda, Jakarta Utara, Rabu (17/7/2013). Angkot tersebut beroperasi mulai dari pagi sampai sore hari dengan tarif Rp 2.500. KOMPAS.com/DIAN FATHAngkutan kota KWK 05 diparkir di pangkalan angkot di sekitar Rusun Marunda, Jakarta Utara, Rabu (17/7/2013). Angkot tersebut beroperasi mulai dari pagi sampai sore hari dengan tarif Rp 2.500.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga penghuni Rumah Susun Marunda, Jakarta Utara, lega karena kini ada sarana transportasi umum di rusun tersebut. Meski demikian, angkot itu hanya beroperasi hingga sore hari.

"Sekarang enak, KWK-nya mau sampai masuk rusun. Dulu mah cuma sampai sekolah STIP, ke sininya jalan kaki, kan ribet kalau bawa belanjaan," ujar Wati (20), warga kluster B Blok 11 Rusun Marunda, kepada Kompas.com, Kamis (12/9/2013) sore.

Wati mengatakan beberapa hari yang lalu, petugas Dinas Perhubungan DKI mengawasi operasional angkot KWK U05 agar masuk ke dalam Rusun Marunda.

Hal senada juga diungkapkan Enci (70), warga kluster B Blok 3. Enci mengaku senang karena sekarang lebih mudah pergi ke pasar Jalan Baru, Cilincing, apalagi angkutan yang masuk sampai ke dalam rusun. Meski demikian, angkot tersebut hanya masuk rusun sampai sebelum maghrib. Ketika waktu menunjuk pukul 19.00, sudah tidak ada lagi angkot yang masuk ke rusun. "Kalau maghrib masuk, nanti dimarahin tukang ojek," ujar Wati.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono mengatakan bahwa ada 122 angkot U05 mulai pukul 05.00 hingga 22.00 yang bisa digunakan warga Rusun Marunda. Dinas Perhubungan DKI juga menempatkan petugas di persimpangan jalan ke Bulak Turi ke arah Rusun Marunda. Dinas Perhubungan DKI berharap, dengan disediakannya angkutan kota di Rusun Marunda, warga tidak lagi sulit melaksanakan mobilitasnya sehari-hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penuhnya TPU untuk Jenazah Pasien Covid-19 dan Lahan Baru di Jakarta...

Penuhnya TPU untuk Jenazah Pasien Covid-19 dan Lahan Baru di Jakarta...

Megapolitan
Petugas TPU Jombang Telah Makamkan 119 Jenazah dengan Menerapkan Protokol Covid-19 sejak Awal Tahun

Petugas TPU Jombang Telah Makamkan 119 Jenazah dengan Menerapkan Protokol Covid-19 sejak Awal Tahun

Megapolitan
Penyelundup 4 Kali Bawa Sabu via Bus dari Palembang ke Jakarta

Penyelundup 4 Kali Bawa Sabu via Bus dari Palembang ke Jakarta

Megapolitan
3.900 Tenaga Kesehatan Kota Bekasi Sudah Divaksin Covid-19

3.900 Tenaga Kesehatan Kota Bekasi Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
RS Penuh, Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19

RS Penuh, Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Beji Terbanyak

Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Beji Terbanyak

Megapolitan
Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 25 Apartemen di Penjaringan

Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 25 Apartemen di Penjaringan

Megapolitan
Hati-hati, Pidana Mengintai Pembuat hingga Pengguna Surat Tes Covid-19 Palsu

Hati-hati, Pidana Mengintai Pembuat hingga Pengguna Surat Tes Covid-19 Palsu

Megapolitan
KPU Tangsel Siapkan Diri Hadapi Gugatan Kubu Muhamad-Sara

KPU Tangsel Siapkan Diri Hadapi Gugatan Kubu Muhamad-Sara

Megapolitan
Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

Megapolitan
Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

Megapolitan
Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

Megapolitan
Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah Per Hari, Lebih dari Separuh Korban Covid-19

Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah Per Hari, Lebih dari Separuh Korban Covid-19

Megapolitan
Pemalsuan Keterangan Hasil Swab Timbulkan Klaster Covid-19 di Pesawat

Pemalsuan Keterangan Hasil Swab Timbulkan Klaster Covid-19 di Pesawat

Megapolitan
Mulai Hari Ini Jam Operasional Transjakarta Diperpanjang

Mulai Hari Ini Jam Operasional Transjakarta Diperpanjang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X