Kompas.com - 13/09/2013, 13:24 WIB
Jalan Panjang menuju arah Kebon Jeruk sedang diperbaiki dan ditinggikan, Jumat (13/9/2013). Mobil hanya bisa melintas melalui busway, sehingga menyebabkan antrean panjang. KOMPAS.com/Rahmat PatutieJalan Panjang menuju arah Kebon Jeruk sedang diperbaiki dan ditinggikan, Jumat (13/9/2013). Mobil hanya bisa melintas melalui busway, sehingga menyebabkan antrean panjang.
|
EditorAna Shofiana Syatiri


JAKARTA, KOMPAS.com
- Aspal di Jalan Panjang menuju Kebun Jeruk, Jakarta Barat, sedang diperbaiki dan ditinggikan. Hal ini menimbulkan kemacetan hingga ke pertigaan yang menunggu arah Joglo.

Pengamatan Kompas.com, Jumat (13/9/2013), Jalan Arteri Kelapa Dua Raya tepat, tepat di depan Gedung Diklat Kominfo, sudah dibongkar sepanjang 65 meter. Satu alat berat dikerahkan dalam pembongkaran dan penggalain aspal yang nantinya akan dicor itu.

Kemacetan diperparah dengan adanya putaran menuju arah Blok M, tepat di jalan yang sedang diperbaiki itu. Sebagai antisipasi, kendaraan untuk sementara diperbolehkan melintas melalui busway.

Kusnadi, Konsultan proyek perbaikan jalan dari PT Delta Tama Wajama, mengatakan, perbaikan itu akan berlangsung selama dua pekan. "Baru semalam dimulai, perbaikan (jalan) yang rusak jadi diperbaiki. Peninggian dan perbaikan," kata kusnadi kepada Kompas.com, Jumat (13/9/2013) siang.

Ia menjelaskan, ada tiga sekmen berbaikan jalan yang akan dikerjakan di sepanjang jalan tersebut. Untuk yang pertama, kata dia, hanya fokus jalan yaitu sepanjang 65 meter. Sedangkan total keseluruhan ada 143 meter dari tiga timpat tadi.

Ia mengatakan, sebanyak 24 pekerja dikerahkan dan telah dibentuk tim. Di antaranya bagian pembongkaran, penggalian, dan pengecoran. "Tiga tim Itu sendiri-sendiri. 24 Orang yang akan bekerja pada pagi hingga malam," kata dia.

Kusnadi menjelaskan, perbaikan jalan dilakukan untuk mengantisipasi tingkat kecelakaan di jalan tersebut. Sebab, kata dia, sepanjang Jalan panjang memang rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang rusak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

Megapolitan
BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Megapolitan
Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 4.534 Orang

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 4.534 Orang

Megapolitan
Tren Covid-19 di Jakarta Jelang Berakhirnya PPKM Level 4: Kasus Harian Melandai, Testing Menurun, hingga Rekor Angka Kematian

Tren Covid-19 di Jakarta Jelang Berakhirnya PPKM Level 4: Kasus Harian Melandai, Testing Menurun, hingga Rekor Angka Kematian

Megapolitan
Sopir Ojol di Jakbar Sepakat Tak Ikut Aksi 'Jokowi End Game'

Sopir Ojol di Jakbar Sepakat Tak Ikut Aksi "Jokowi End Game"

Megapolitan
Ketika Sindikat Tes PCR Palsu Beroperasi di Bandara Halim, 8 dari 11 Surat Lolos Pemeriksaan

Ketika Sindikat Tes PCR Palsu Beroperasi di Bandara Halim, 8 dari 11 Surat Lolos Pemeriksaan

Megapolitan
Viral Video Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Satpol PP: Kami Sisir Sudah Kosong

Viral Video Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Satpol PP: Kami Sisir Sudah Kosong

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok dengan Warga di Cengkareng, Pelaku Minta Maaf

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok dengan Warga di Cengkareng, Pelaku Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X