Kompas.com - 13/12/2013, 14:35 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagian warga yang terkena penertiban bangunan liar di Taman Burung Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (12/12/2013), memilih bermalam di kantor Kecamatan Penjaringan. Warga menginap di sana agar dapat benegosiasi mengenai ganti rugi. Namun, hingga kini, warga belum mendapat kejelasan.

"Semalam kita tidur di lapangan kecamatan pakai tenda, dan tidur," ujar Sumanti (48) di Taman Burung Waduk Pluit, Jumat (13/12/2013).

Sumanti merasa seperti tidak dimanusiakan. Ia menganggap jadi korban penggusuran dan tidak mendapatkan tempat tinggal yang sesuai. Ia juga menolak tawaran tinggal di Rusun Pinus Elok, Cakung, karena jauh dari tempat kerja suaminya.

Sementara itu, Diah (30), yang sedang mengandung 6 bulan, mengaku belum mendapatkan kejelasan dari pemerintah. Ia menginginkan ganti rugi sebanding dan relokasi yang tidak jauh dari Muara Baru.

"Kita juga enggak mau nyewa, 3 bulan doang gratis, selanjutnya bayar. Biar saja yang ngambil rusun orang yang ngontrak. Kita yang punya rumah enggak mau direlokasi ke sana," ujar Diah.

Tercatat ada 150 bangunan yang dihuni 40 kepala keluarga di Taman Burung, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Ratusan bangunan itu dibongkar pada Kamis siang kemarin. Pembongkaran dilakukan oleh seribu personel satpol PP dan seratus aparat gabungan dari TNI sekaligus Polri.

Proses penertiban itu diwarnai isak tangis dan kekecewaan warga. Mereka tidak menyangka bahwa bangunan mereka bakal diratakan pada hari itu. Mereka pun tak sempat menyelamatkan harta benda dan belum mendapat tempat tinggal tetap. Sebagian warga akhirnya memilih mengungsi di rumah keluarganya. Namun, ada juga yang mengungsi di kantor Kecamatan Penjaringan atau mendirikan tenda di pinggir Waduk Pluit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Panggil Dua Pihak Ini Terkait Revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI

DPRD Panggil Dua Pihak Ini Terkait Revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI

Megapolitan
Cabut Pergub Penggusuran Era Ahok, Pemprov DKI Kirim 2 Surat ke Kemendagri Hari Ini

Cabut Pergub Penggusuran Era Ahok, Pemprov DKI Kirim 2 Surat ke Kemendagri Hari Ini

Megapolitan
Wagub: Anies Tidak Campuri Urusan Jakarta dan Politik meski Jadi Capres Saat Masih Jabat Gubernur

Wagub: Anies Tidak Campuri Urusan Jakarta dan Politik meski Jadi Capres Saat Masih Jabat Gubernur

Megapolitan
Ini Alasan Revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI Harus Dievaluasi

Ini Alasan Revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI Harus Dievaluasi

Megapolitan
Baim Wong dan Paula 'Prank' Polisi, Pakar: Siapa Pun, Harus Diproses Hukum!

Baim Wong dan Paula "Prank" Polisi, Pakar: Siapa Pun, Harus Diproses Hukum!

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Baim dan Paula Datangi Polsek Kebayoran Lama | Baim dan Paula Temui Polisi yang Mereka 'Prank'

[POPULER JABODETABEK] Baim dan Paula Datangi Polsek Kebayoran Lama | Baim dan Paula Temui Polisi yang Mereka "Prank"

Megapolitan
Anies Jadi Capres Nasdem, Ariza Patria: Kalau Saya Tentu Dukung Pak Prabowo...

Anies Jadi Capres Nasdem, Ariza Patria: Kalau Saya Tentu Dukung Pak Prabowo...

Megapolitan
Polisi Janji Proses Hukum Baim Wong dan Paula Soal Konten 'Prank' Laporan KDRT

Polisi Janji Proses Hukum Baim Wong dan Paula Soal Konten "Prank" Laporan KDRT

Megapolitan
Deklarasi Anies Capres dan Karpet Merah dari Nasdem...

Deklarasi Anies Capres dan Karpet Merah dari Nasdem...

Megapolitan
BMKG: Jakbar, Jaksel, dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang Hari Ini

BMKG: Jakbar, Jaksel, dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang Hari Ini

Megapolitan
Babak Baru Anies Menuju RI-1: Dicalonkan Capres Nasdem, Meski Sempat Jadi Lawan Politik

Babak Baru Anies Menuju RI-1: Dicalonkan Capres Nasdem, Meski Sempat Jadi Lawan Politik

Megapolitan
Daftar Kecamatan, Kelurahan dan Kode Pos di Kabupaten Tangerang

Daftar Kecamatan, Kelurahan dan Kode Pos di Kabupaten Tangerang

Megapolitan
Pengamat Harap Revitalisasi Trotoar di Jakarta Dilanjutkan Penerus Anies

Pengamat Harap Revitalisasi Trotoar di Jakarta Dilanjutkan Penerus Anies

Megapolitan
Cara Beli Tiket Kapal Pelabuhan Muara Angke-Kepulauan Seribu

Cara Beli Tiket Kapal Pelabuhan Muara Angke-Kepulauan Seribu

Megapolitan
 Buntut Insiden Penusukan, Warga Pasang Spanduk Tolak Rentenir di Sukmajaya Depok

Buntut Insiden Penusukan, Warga Pasang Spanduk Tolak Rentenir di Sukmajaya Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.