Bus Transjakarta Ditembak, Polisi Imbau Warga Tidak Takut

Kompas.com - 11/02/2014, 15:23 WIB
Bus transjakarta dipenuhi penumpang saat jam pulang kerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (21/8/2013). KOMPAS / IWAN SETIYAWANBus transjakarta dipenuhi penumpang saat jam pulang kerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (21/8/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi mengimbau agar warga tidak takut menggunakan bus transjakarta, menyusul penembakan bus transjakarta bernomor polisi B 7261 IV di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2/2014) malam. "Masyarakat jangan sampai takut, biasa-biasa saja," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (11/2/2014) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, polisi masih terus menyelidiki pelaku penembakan. Namun, kendaraan yang digunakan pelaku dalam penembakan belum diketahui pasti, apakah mobil atau motor. Menurut Rikwanto, sopir bus mendengar letusan tembakan. Kejadian itu dilaporkan satu hari setelah penembakan. Setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, tidak banyak ditemukan bukti bekas penembakan. Menurut Rikwanto, ada lubang kecil pada badan bus. Jenis senjata yang digunakan belum diketahui.

Polisi juga tengah mencari tahu motif penembakan bus tersebut, apakah sebagai ancaman, memacu keresahan, atau hanya perbuatan orang iseng. "Kita belum tahu motifnya apakah ini untuk meresahkan atau untuk kesenangan orang biar jadi pemberitaan," katanya.

Penembakan terhadap fasilitas transjakarta bukan pertama kali terjadi. Pada beberapa kasus sebelumnya yang ditembak adalah halte bus, bukan bus seperti pada kasus saat ini. Pelaku biasanya melakukan aksinya itu pada malam hari. Menurut Rikwanto, jalur Otista, Halim, sampai Pancoran merupakan jalur paling rawan sebagai tempat penembakan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Megapolitan
Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Megapolitan
Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Megapolitan
Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Megapolitan
Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Megapolitan
Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Megapolitan
Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Megapolitan
Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Megapolitan
Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Megapolitan
Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Megapolitan
Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Megapolitan
Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Megapolitan
Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Megapolitan
Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X