Kompas.com - 21/03/2014, 14:51 WIB
Simpatisan Partai Golkar yang sedang beristirahat di pinggir Lapangan Multiguna Bekasi saat kampanye terbuka berlangsung Jessi CarinaSimpatisan Partai Golkar yang sedang beristirahat di pinggir Lapangan Multiguna Bekasi saat kampanye terbuka berlangsung
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BEKASI, KOMPAS.com — Ternyata, masih ada yang belum mengenal Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Malah, pria yang akrab disapa Ical itu lebih dikenal karena mertua Nia Ramadhani.

Dia adalah Riyah, salah seorang yang ikut meramaikan kampanye Partai Golkar di Gelanggang Olah Raga Bekasi, Jumat (21/03/2014).

"Ketuanya? Wah saya enggak tahu, tuh," ujar Riyah polos.

Namun, ketika foto Ical diperlihatkan, Riyah langsung mengenalinya. "Ini sih mertuanya Nia Ramadhani," katanya spontan.

Riyah mengaku diajak oleh ketua RT untuk hadir pada kampanye ini. Baju kuning yang dia kenakan juga pemberian dari ketua RT. Tujuannya untuk mendukung salah satu caleg DPR RI dari Partai Golkar yang turut hadir pada kampanye terbuka ini.

"Saya dateng untuk dukung bapak yang fotonya ada di baju saya ini. Terus mau lihat hiburan juga," ujar Riyah sambil menunjukkan foto caleg DPR RI yang ada di bagian depan bajunya.

Acara kampanye Partai Golkar di Bekasi dimulai pada pukul 13.00. Namun, kampanye seharusnya dimulai pada pukul 09.00. Selepas shalat Jumat, massa baru berdatangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kampanye kali ini, Aburizal Bakrie dan Akbar Tandjung dijadwalkan untuk hadir. Namun, mereka belum sampai dan masih dalam perjalanan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bangunan Baru Stasiun Manggarai, Menhub BIlang Mirip Stasiun di Jepang

Menengok Bangunan Baru Stasiun Manggarai, Menhub BIlang Mirip Stasiun di Jepang

Megapolitan
Jalur Baru di Stasiun Manggarai Diprediksi Tingkatkan Pergerakan Penumpang

Jalur Baru di Stasiun Manggarai Diprediksi Tingkatkan Pergerakan Penumpang

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Megapolitan
Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Megapolitan
Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Megapolitan
Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Megapolitan
Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Megapolitan
Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Megapolitan
Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.