Kompas.com - 23/04/2014, 09:26 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya di depan Balaikota Bogor, Jawa Barat, 8 April 2014. Hari pertama bertugas sebagai wali kota, Bima Arya melakukan apel pagi di Plaza Balaikota, meninjau kantor pegawai dan sejumlah lokasi, antara lain Puskesmas Bogor Timur. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESWali Kota Bogor Bima Arya di depan Balaikota Bogor, Jawa Barat, 8 April 2014. Hari pertama bertugas sebagai wali kota, Bima Arya melakukan apel pagi di Plaza Balaikota, meninjau kantor pegawai dan sejumlah lokasi, antara lain Puskesmas Bogor Timur.
EditorAna Shofiana Syatiri

BOGOR, KOMPAS.com - Meski masih dalam kondisi sakit, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto masih memimpin acara pelantikan Eko Prabowo. Padahal, dia sedang dirawat di RS BMC Bogor karena kondisi fisiknya menurun, pasta pelantikan sebagai Wall Kota tanggal 7 April lalu.

Pelantikan Eko Prabowo, Plt Kasatpol PP Kota Bogor, digelar di ruang rapat I Balaikota Bogor sekitar pukul 08.00, Selasa (22/4/2014). Eko yang menjabat Kepala Inspektorat Pemkot Bogor, dilantik untuk menggantikan Agung Prihanto, yang diangkat sebagai staf ahli wali kota bidang pembangunan.

Menggunakan stelan jas warna abu-abu dan peci hitam, wajah Bima Arya masih terlihat pucat. Hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Wali Kota Usmar Hartman dan para kepala dinas serta pimpinan SKPD.

Setelah melantik Eko Prabowo sebagai Plt Kasatpol PP Kota Bogor, orang nomor satu di Kota Bogor itu kembali ke RS BMC untuk menjalani perawatan kembali. Proses pelantikan Eko Prabowo sabagai Kasatpol PP menggantikan Agung Prihanto hanya berlangsung sekitar 10 menit.

"Beliau (Wali Kota) memang sedang sakit. Tapi, karena yang dilantik itu eselon II, jadi Wali Kota yang melantik," ujar Kabag Humas Pemkot Bogor Ari S Budirahardjo.

Eko Prabowo mengatakan, dirinya akan melakukan re-empower untuk kembali menguatkan organisasi Satpol PP. "Mungkin temen-temen di Satpol PP sempat down setelah kejadian yang menimpa rekan mereka. Tugas saya pertama adalah membangkitkan kembali kepercayaan diri anggota," kata Eko Prabowo usai pelantikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memberhentikan Agung Prihanto sebagai Kasatpol PP Kota Bogor setelah dua oknum anggota Satpol PP, Hidayat dan Diki ditangkap petugas Satuan Narkoba Polres Bogor Kota karena mengonsumsi sabu -sabu.

Dari tangan kedua anggota satpol itu disita 2,5 gram sabu dan alat hisap sabu (bong). Keduanya ditangkap usai menghisap sabu di pos penjagaan di Balaikota Bogor, tidak jauh dari kantor Wali Kota. (wid)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Perang Sarung Saat Sahur dan Bikin Resah, 18 Remaja Diamankan Polisi

Sering Perang Sarung Saat Sahur dan Bikin Resah, 18 Remaja Diamankan Polisi

Megapolitan
Sandi Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok Mengaku Diberi SP, Wali Kota Idris: Lapor ke Saya!

Sandi Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok Mengaku Diberi SP, Wali Kota Idris: Lapor ke Saya!

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Meningkat, Diduga Efek Liburan Panjang Paskah

Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Meningkat, Diduga Efek Liburan Panjang Paskah

Megapolitan
Pipa Palyja Bocor di Pangeran Antasari, 20 Daerah Ini Akan Terganggu Pasokan Air

Pipa Palyja Bocor di Pangeran Antasari, 20 Daerah Ini Akan Terganggu Pasokan Air

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Malang Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Malang Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Vaksinasi untuk Pelaku Ekonomi Kreatif, dari Pemusik hingga Pengusaha Kuliner

Pemprov DKI Buka Vaksinasi untuk Pelaku Ekonomi Kreatif, dari Pemusik hingga Pengusaha Kuliner

Megapolitan
Suami Nindy Didakwa Pasal Berlapis, Terancam 20 Tahun Penjara

Suami Nindy Didakwa Pasal Berlapis, Terancam 20 Tahun Penjara

Megapolitan
Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Idris: Pemkot Dukung Pengusutan Kasus

Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Idris: Pemkot Dukung Pengusutan Kasus

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Bandung Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Bandung Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Namanya Disinggung dalam Dugaan Korupsi Damkar Depok, Ini Kata Wali Kota Idris

Namanya Disinggung dalam Dugaan Korupsi Damkar Depok, Ini Kata Wali Kota Idris

Megapolitan
Kuasa Hukum Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok: Periksa Wali Kota!

Kuasa Hukum Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok: Periksa Wali Kota!

Megapolitan
Dugaan Korupsi Damkar Depok Disebut Berpotensi Rugikan Negara Rp 1 Miliar

Dugaan Korupsi Damkar Depok Disebut Berpotensi Rugikan Negara Rp 1 Miliar

Megapolitan
Hadir di Rapat Paripurna, Wagub DKI Batal Jadi Saksi di Sidang Rizieq Shihab

Hadir di Rapat Paripurna, Wagub DKI Batal Jadi Saksi di Sidang Rizieq Shihab

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab untuk Kasus Kerumunan Petamburan dan Megamendung Dilanjutkan Kamis

Sidang Rizieq Shihab untuk Kasus Kerumunan Petamburan dan Megamendung Dilanjutkan Kamis

Megapolitan
Ada Jalur Sepeda di Flyover Cakung, Dibuat Tanpa Sekat dengan Lajur Lain

Ada Jalur Sepeda di Flyover Cakung, Dibuat Tanpa Sekat dengan Lajur Lain

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X