Tempat Tidur Digusur, Tukang Ojek di Stasiun Gondangdia Demo PT KAI

Kompas.com - 13/06/2014, 10:33 WIB
Puluhan tukang ojek yang menyerbu ruang kantor Kepala Stasiun Gondangdia, Jumat (13/6/2014). Para tukang ojek merasa keberatan dengan rencana PT KAI yang ingin menertibkan area stasiun yang selama ini mereka gunakan untuk tempat tinggal. Alsadad RudiPuluhan tukang ojek yang menyerbu ruang kantor Kepala Stasiun Gondangdia, Jumat (13/6/2014). Para tukang ojek merasa keberatan dengan rencana PT KAI yang ingin menertibkan area stasiun yang selama ini mereka gunakan untuk tempat tinggal.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan tukang ojek yang selama ini mangkal di Stasiun Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/6/2014) pagi, melakukan aksi demonstrasi di stasiun tersebut. Mereka memprotes rencana PT KAI yang hendak membersihkan area stasiun yang selama ini sering digunakan untuk tidur.

Pantauan Kompas.com, puluhan tukang ojek menyerbu kantor Kepala Stasiun yang berada di lantai satu. Mereka melakukan aksinya sambil berteriak yang disertai umpatan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, PT KAI mengerahkan belasan anggota Polsuska, yang dibantu beberapa anggota TNI dari kesatuan Marinir.

Salah seorang pegawai PT KAI di Stasiun Gondangdia, Adhi, mengatakan bahwa PT KAI memang berencana akan membangun ruangan kantor di di area yang selama ini sering digunakan para tukang ojek untuk tidur. Tempat itu sendiri berada di lantai dasar.

"Rencananya mau dipakai untuk kantor. Tapi mereka (tukang ojek) keberatan karena mereka biasanya pakai untuk tidur, main judi. Kacau deh pokoknya," ujarnya kepada Kompas.com.

Para tukang ojek masih mengadakan dialog dengan Kepala Stasiun Gondangdia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X