Sabu Dicampur Tepung, Modus Baru Penyelundupan dari Iran

Kompas.com - 27/06/2014, 13:33 WIB
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap modus baru penyelundupan sabu-sabu dari Iran, yaitu pengiriman melalui pos. Selain itu, sabu-sabu yang diselundupkan dicampur terlebih dahulu dengan serbuk putih lain sehingga terlihat seperti tepung biasa.

"Kami sudah menangkap tiga orang yang berperan dalam penyelundupan tersebut. Pertama, MST (WN Iran) yang berperan sebagai penerima paket pos. Kedua, MJD (WN Iran) yang berperan sebagai pencari rumah yang akan dijadikan tempat penyimpanan sabu-sabu. Ketiga, SHB (WN Inggris) yang berperan sebagai pengirim paket. Mereka ini digerakkan oleh MHR yang merupakan WN Malaysia yang sedang dalam tahanan penjara," kata Kepala Humas BNN Sumirat dalam jumpa pers di Apartemen Kalibata City, Jumat (27/6/2014).

Sumirat menambahkan, rumah yang bakal dijadikan tempat penyimpanan sabu-sabu tersebut adalah Apartemen Kalibata City. Dalam penggeledahan di apartemen tersebut, BNN menyita barang bukti berupa 30 kertas berukuran 50 x 50 cm yang akan digunakan untuk menyaring sabu-sabu dari serbuk putih campurannya tersebut.

"Kelihatannya memang seperti tepung biasa. Pemeriksaan sinar X-ray juga tidak bisa mendeteksi. Baru setelah kita turunkan anjing pelacak dan pemeriksaan laboratorium, baru terdeteksi," tambah Kepala Bea dan Cukai Pasar Baru, Jakarta Pusat, Yetty Yulianti.

Yetty menambahkan, Iran memang salah satu negara yang diwaspadai oleh pihaknya sehingga setiap ada kiriman paket dari Iran, Bea dan Cukai selalu memeriksanya terlebih dahulu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Megapolitan
Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Megapolitan
Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Megapolitan
Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Megapolitan
PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

Megapolitan
Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Megapolitan
Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Megapolitan
Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Taman Mini Akan Dapat Fasilitas Wifi

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Taman Mini Akan Dapat Fasilitas Wifi

Megapolitan
Rasio Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tinggi, padahal Testing Bermasalah

Rasio Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tinggi, padahal Testing Bermasalah

Megapolitan
Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Jalani Tes Kejiwaan

Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Jalani Tes Kejiwaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X