Ledakan Gas di Sudirman, 40 Gedung Mati Lampu

Kompas.com - 17/07/2014, 14:46 WIB
Pipa gas di jalur lambat Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, meledak dan terbakar, Rabu (16/7/2014) malam. Gambar diunggah akun @rizaTMC dan di-retweet oleh akun @TMCPoldaMetro. Twitter.comPipa gas di jalur lambat Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, meledak dan terbakar, Rabu (16/7/2014) malam. Gambar diunggah akun @rizaTMC dan di-retweet oleh akun @TMCPoldaMetro.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Ledakan pipa gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di depan Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, pada Rabu (16/7/2014) malam mengakibatkan listrik di 40 gedung sekitarnya mati.

Kepala Departemen Komunikasi PT PGN Ridha Ababil mengatakan, gedung yang terkena dampak adalah perumahan, hotel, dan perkantoran yang menjadi pelanggan gas dari perusahaan milik negara. 

Dia mengungkapkan, Jalan Jenderal Sudirman sampai Jalan MH Thamrin terkena dampak mati lampu.

"Karena pipa gas yang berada di gorong-gorong, jalurnya ditutup dari Dukuh Atas. Gedung itu memiliki PLTG kecil yang listriknya disuplai dari kami (PGN)," kata Ridha saat dihubungi di Jakarta, Kamis (17/7/2014).

Di samping itu, ia membantah kebocoran pipa gas PGN itu mengakibatkan ledakan. Pasalnya, pipa yang bocor akibat pemasangan fiber optik itu bertekanan rendah.

Sementara itu, semburan api dan kebakaran akibat kebocoran pipa gas itu ditengarai karena ada petugas yang merokok di dekat lokasi. "Sekarang tinggal asapnya saja yang tersisa," kata Ridha.

Sekadar informasi, ledakan yang disebabkan kebocoran pipa gas di depan Mapolda Metro Jaya itu terjadi pada Rabu (16/7/2014) sekitar pukul 23.25 malam. ‎

Sebanyak tujuh mobil pemadam kebakaran dari sektor Setiabudi, Jakarta Selatan, dikerahkan untuk memadamkan kebakaran itu. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Dwi Priyatno mengatakan, pipa gas yang meledak itu adalah milik PT PGN. Ia pun menduga, ledakan itu disebabkan pengerjaan proyek MRT di kawasan tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Struktur Bata di Bawah Stasiun Bekasi Diduga Bekas Markas di Zaman Jepang

Struktur Bata di Bawah Stasiun Bekasi Diduga Bekas Markas di Zaman Jepang

Megapolitan
Tak Ada Lonjakan Jumlah Penumpang MRT Saat Penerapan Ganjil Genap Jakarta

Tak Ada Lonjakan Jumlah Penumpang MRT Saat Penerapan Ganjil Genap Jakarta

Megapolitan
5 Karyawan Positif Covid-19, LKBN Antara Ditutup Sehari

5 Karyawan Positif Covid-19, LKBN Antara Ditutup Sehari

Megapolitan
Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

Megapolitan
Aturan Ganjil Genap, Perusahaan Jasa Pengiriman Berskala UMKM Terdampak

Aturan Ganjil Genap, Perusahaan Jasa Pengiriman Berskala UMKM Terdampak

Megapolitan
Perusahaan Jasa Pengiriman Siapkan Opsi Hadapi Ganjil Genap, Pakai Motor hingga Ubah Pelat Kuning

Perusahaan Jasa Pengiriman Siapkan Opsi Hadapi Ganjil Genap, Pakai Motor hingga Ubah Pelat Kuning

Megapolitan
Ini Alasan Anji Wawancara Hadi Pranoto soal Klaim Temuan Obat Covid-19

Ini Alasan Anji Wawancara Hadi Pranoto soal Klaim Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Meriahkan 17 Agustus di Masa Pandemi, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Joget Balon Online

Meriahkan 17 Agustus di Masa Pandemi, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Joget Balon Online

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Bantah Bakal Buka Sekolah September 2020

Wali Kota Tangerang Bantah Bakal Buka Sekolah September 2020

Megapolitan
44 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Ada Kasus Covid-19

44 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Ada Kasus Covid-19

Megapolitan
Alasan Ibu Pura-pura Temukan Bayi Terlantar yang Ternyata Anaknya Sendiri...

Alasan Ibu Pura-pura Temukan Bayi Terlantar yang Ternyata Anaknya Sendiri...

Megapolitan
Sempat Ditutup karena Covid-19, Hari Ini PN Jakbar Kembali Gelar Persidangan

Sempat Ditutup karena Covid-19, Hari Ini PN Jakbar Kembali Gelar Persidangan

Megapolitan
Anji Mengaku Pegal Usai Dicecar 45 Pertanyaan oleh Polisi

Anji Mengaku Pegal Usai Dicecar 45 Pertanyaan oleh Polisi

Megapolitan
Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X