Tak Semua Proyek Penggalian di Sudirman-Thamrin Milik PT MRT

Kompas.com - 18/07/2014, 07:45 WIB
Pengalihan arus lalu lintas dari arah Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Jendral Sudirman akibat meledaknya pipa gas di depan Mapolda Metro Jaya Rabu (16/7/2014) malam KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARIPengalihan arus lalu lintas dari arah Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Jendral Sudirman akibat meledaknya pipa gas di depan Mapolda Metro Jaya Rabu (16/7/2014) malam
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami menegaskan bahwa tidak semua kegiatan proyek penggalian di sepanjang koridor pembangunan mass rapid transit (MRT) di Jalan Sudirman dan Thamrin, merupakan kegiatan yang dilakukan oleh PT MRT.

Dono mengatakan, selain kegiatan pembangunan MRT, terdapat pula kegiatan proyek lain di area yang sama. Dia menjelaskan, untuk membedakan kegiatan proyek MRT dengan proyek lainnya dapat dilihat dari logo dan tulisan yang ada di pagar pembagas, dan seragam yang digunakan oleh para pekerja.

"Intinya yang perlu diketahui publik adalah semua proyek memiliki penanggung jawab tersendiri dan tidak terkait dengan manajemen PT MRT Jakarta," katanya, di Crown Plaza Hotel, Jakarta, Kamis (17/7/2014).

Menurut Dono, umumnya pekerjaan yang dillakukan di lokasi yang sama dengan proyek MRT adalah pekerjaan pemindahan utilitas, seperti pemindahan pipa gas milik PGN, pemindahan kabel telekomunikasi milik Telkom, dan pemindahan kabel listrik yang dilakukan oleh PLN.

"Berdasarkan Pergub 8 tahun 1999, apabila Pemprov DKI membutuhkan lahan untuk pembangunan, pemilik utilitas wajib memindahkan utilitas dengan biayanya sendiri," imbuh Dono.

Lebih lanjut, Dono mengaku sampai sejauh ini PT MRT Jakarta tak pernah meninggalkan sisa-sisa pengerjaan proyek yang berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun merusak keindahan kota, seperti lubang penggalian yang dibiarkan terbuka, ataupun sisa-sisa tanah yang tidak dibersihkan.

"Dalam beberapa hal banyak sekali pekerjaan-pekerjaan milik pihak lain yang harus dirapikan oleh PT MRT. Contohnya banyak sekali lubang-lubang yang dibiarkan terbuka. Ada juga bekas galian gas yang tidak sesuai standar, mau tidak mau kita juga yang perbaiki karena tidak ada tindakan apa-apa," tukasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X