Kompas.com - 04/08/2014, 01:02 WIB
Bus tingkat wisata melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk diperkenalkan kepada masyarakat, Kamis (16/1/2014). Pemprov DKI Jakarta mendatangkan lima bus tingkat dari China untuk meningkatkan pariwisata, yang akan mulai dioperasikan awal Februari. TRIBUNNEWS/HERUDINBus tingkat wisata melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk diperkenalkan kepada masyarakat, Kamis (16/1/2014). Pemprov DKI Jakarta mendatangkan lima bus tingkat dari China untuk meningkatkan pariwisata, yang akan mulai dioperasikan awal Februari.
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Panjangnya masa libur Lebaran tahun ini membuat angka kunjungan wisata di Jakarta melonjak 200-300 persen dibandingkan masa Lebaran tahun lalu. Wisatawan membanjiri lokasi wisata dan aktivitas wisata, termasuk menumpang bus tingkat wisata keliling Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budhiman, Sabtu (2/8), di Jakarta, mengatakan, libur Lebaran kali ini menyambung dengan libur sekolah sehingga terasa lebih panjang. Kondisi ini berimbas pada kunjungan wisata di Jakarta.

”Masa libur Lebaran tahun ini lebih seru karena periode libur sekolah disambung dengan libur Lebaran sehingga waktunya lebih panjang. Selain itu, puncak kunjungan turis di Jakarta memang berkisar bulan Juni hingga Agustus,” katanya.

Meskipun Arie belum menerima angka resmi jumlah wisatawan di tempat wisata berbayar, dipastikan jumlah wisatawan meningkat. ”Dari laporan di lapangan, lonjakan jumlah wisatawan tahun ini mencapai 200-300 persen dibandingkan dengan masa libur Lebaran tahun lalu,” ucapnya.

Tempat tujuan wisata yang populer antara lain Monas, Taman Mini Indonesia Indah, Ancol, dan Taman Margasatwa Ragunan.

Selain itu, ruang publik, seperti Taman Fatahillah, Taman Suropati, Taman Ayodya, Taman Menteng, Waduk Pluit, dan jalur sepeda Kanal Timur di Jakarta Timur, juga ramai dijadikan tempat wisata oleh sebagian warga. Namun, Arie mengatakan, tidak ada kegiatan khusus di ruang terbuka tersebut.

Bus wisata

Kegiatan wisata lain yang juga dibanjiri peminat adalah keliling Jakarta dengan bus tingkat wisata. Bus yang disediakan gratis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini kebanjiran peminat sejak awal masa libur. ”Kapasitas bus ini tetap, yakni 60 tempat duduk per bus. Ada lima bus yang beroperasi, masing-masing melayani 10 perjalanan per hari pada pukul 09.00-19.00. Sementara animo penumpang sangat luar biasa sehingga di halte-halte terlihat antrean penumpang yang sangat banyak,” tuturnya.

Dia memperkirakan, jumlah peminat bus wisata pada masa libur Lebaran ini melonjak hingga 300 persen dibandingkan dengan hari libur biasa. Untuk melayani penumpang dengan baik, setiap bus hanya menaikturunkan penumpang di 1-2 halte yang berbeda antara satu bus dan bus lain. Saat ini ada sembilan halte yang dilayani bus wisata ini.

Hertika, warga Kampung Rawa, Jakarta Pusat, rela menunggu hingga lebih dari satu jam. Bersama 10 anggota keluarga yang sebagian datang dari Bali, dia menunggu di Halte Balai Kota. ”Tadi saya antre untuk dapat tiket sampai dua kali bus datang baru dapat. Setelah itu, saya tunggu bus datang. Ya, kira-kira sudah 1,5 jam menunggu,” katanya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X