Boneka Bergambar Husni Kamil Manik Jadi "Bulan-bulanan" Massa Prabowo

Kompas.com - 11/08/2014, 11:08 WIB
Boneka dengan wajah bergambar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik, jadi bulan-bulanan massa pendukung Prabowo-Hatta, di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014). KOMPAS.com/Abba GabrillinBoneka dengan wajah bergambar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik, jadi bulan-bulanan massa pendukung Prabowo-Hatta, di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Boneka bertopeng wajah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik menjadi "bulan-bulanan" massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi. Boneka seukuran dengan tubuh manusia tersebut dibuat lengkap dengan kemeja abu-abu, celana panjang, dan dasi biru.

Sambil mendengarkan orasi, sejumlah pendukung meluapkan emosinya dengan memukuli boneka berwajah Ketua KPU tersebut. Para pendukung juga mengeluarkan kata-kata kotor yang ditujukan kepada Ketua KPU.

Dalam orasinya, pendukung Prabowo-Hatta terus mengatakan kata-kata kecaman terhadap Ketua KPU yang dianggap telah melakukan kecurangan dalam Pilpres 9 Juli lalu.

"Husni Kamil Manik adalah pelaku kecurangan dalam pilpres kemarin. Dia telah menerima suap dalam pilpres," ujar Andri Akmal, seorang pendukung dari Jaringan Muda Nusantara, saat melakukan orasi di depan Gedung MK, Senin (11/8/2014).

Selain itu, dalam orasi yang dilakukan di depan Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, para orator meminta agar hakim konstitusi dapat menjalankan persidangan gugatan hasil pilpres dengan jujur dan adil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Kecelakaan Truk dengan Pengendara Motor, Pemkot Tangsel Bakal Kaji Ulang Perwal

Marak Kecelakaan Truk dengan Pengendara Motor, Pemkot Tangsel Bakal Kaji Ulang Perwal

Megapolitan
Transjakarta Kembali Operasikan Merek Zhong Tong, Bus Asal China yang Pernah Disorot Ahok

Transjakarta Kembali Operasikan Merek Zhong Tong, Bus Asal China yang Pernah Disorot Ahok

Megapolitan
Fakta Seputar Edaran Jumat Bergamis Hitam yang Diketahui hingga Kini...

Fakta Seputar Edaran Jumat Bergamis Hitam yang Diketahui hingga Kini...

Megapolitan
Surat Edaran Jumat Bergamis Hitam, Berawal dari Kesalahpahaman Camat Ciputat dan Stafnya

Surat Edaran Jumat Bergamis Hitam, Berawal dari Kesalahpahaman Camat Ciputat dan Stafnya

Megapolitan
Kisah Awkarin Temui Driver Ojol yang Kehilangan Motor hingga Sumbang Biaya Sekolah Anak

Kisah Awkarin Temui Driver Ojol yang Kehilangan Motor hingga Sumbang Biaya Sekolah Anak

Megapolitan
Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik daripada Bekasi dan Depok

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik daripada Bekasi dan Depok

Megapolitan
Kisah Wanita Penyebar Video Penggal Jokowi, Tak Ditengok Teman hingga Vonis Bebasnya

Kisah Wanita Penyebar Video Penggal Jokowi, Tak Ditengok Teman hingga Vonis Bebasnya

Megapolitan
Mengenal Body Camera Anggota PJR yang Dilengkapi Fitur GPS hingga Emergency Button

Mengenal Body Camera Anggota PJR yang Dilengkapi Fitur GPS hingga Emergency Button

Megapolitan
Petugas Damkar Turun Tangan Bantu Anjing yang Kakinya Terlilit Rantai

Petugas Damkar Turun Tangan Bantu Anjing yang Kakinya Terlilit Rantai

Megapolitan
DPRD DKI Harus Berpuas Hati, Beberapa Usulan Mereka Ditolak Kemendagri...

DPRD DKI Harus Berpuas Hati, Beberapa Usulan Mereka Ditolak Kemendagri...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kelihaian Djeni Gelapkan 62 Mobil | Driver Ojol Dibantu Awkarin | Vonis Bebas Pengancam Jokowi

[POPULER JABODETABEK] Kelihaian Djeni Gelapkan 62 Mobil | Driver Ojol Dibantu Awkarin | Vonis Bebas Pengancam Jokowi

Megapolitan
Cerita Dua Mahasiswa Unkris, Mengaku Dianiaya Polisi dan Beranikan Diri Lapor ke Propam

Cerita Dua Mahasiswa Unkris, Mengaku Dianiaya Polisi dan Beranikan Diri Lapor ke Propam

Megapolitan
Cerita Orangtua Tak Sehari Pun Berhenti Mencari Del Piero...

Cerita Orangtua Tak Sehari Pun Berhenti Mencari Del Piero...

Megapolitan
Rencana Anggaran DKI yang Jadi Sorotan, dari TGUPP hingga Antivirus...

Rencana Anggaran DKI yang Jadi Sorotan, dari TGUPP hingga Antivirus...

Megapolitan
Pemuda yang Bunuh Temannya di Ciledug Adalah Mantan Napi, Dipicu Masalah Sepele

Pemuda yang Bunuh Temannya di Ciledug Adalah Mantan Napi, Dipicu Masalah Sepele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X