Kompas.com - 25/08/2014, 14:24 WIB
Massa dari Aliansi Parlemen Jalanan (APJ) DKI Jakarta melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD, Senin (25/8/2014). KOMPAS.COM/DESY HARTINIMassa dari Aliansi Parlemen Jalanan (APJ) DKI Jakarta melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD, Senin (25/8/2014).
Penulis Desy Hartini
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Selain Kaukus Muda Indonesia (KMI), Aliansi Parlemen Jalanan (APJ) DKI Jakarta turut berunjuk rasa di depan gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (25/8/2014). Aksi itu berlangsung bersamaan dengan acara pelantikan 106 anggota DPRD DKI Jakarta masa bakti 2014-2019.

Dalam aksinya massa APJ mengingatkan anggota DPRD yang terpilih dapat terus mendengarkan aspirasi rakyat Jakarta. Pada aksinya, para pendemo lebih banyak berbicara penggusuran di Jakarta.

"Tolak penggusuran! Tolak penggusuran! Tolak penggusuran!" seru seorang peserta unjuk rasa.

Seruannya itu langsung disambut rekan-rekannya. "Tolak!" sambut mereka.

"Penggusuran itu bukan solusi, tapi malah menimbulkan masalah baru. Apalagi penggusuran PKL. Itu semua tuh harus dicari solusinya," ujar seorang pendemo dari APJ yang enggan menyebutkan namanya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sebagian massa APJ adalah kaum perempuan dana anak-anak. Rupanya, para pendemo berasal dari para pedagang kaki lima (PKL) dan warga yang menjadi korban penggusuran.

Mereka datang dari Pluit, Grogol, Jakarta Timur, dan lainnya. Selain tu, penyempitan ruas Kebon Sirih lantaran para pendemo juga mengakibatkan mobil-mobil sempat terhenti ketika melintas di jalur depan Gedung DPRD DKI Jakarta.

Aksi demo itu berlangsung bersamaan dengan acara pelantikan 106 anggota DPRD DKI Jakarta masa bakti 2014-2019.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkait Tewasnya Tahanan Narkoba Polres Tangsel, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Terkait Tewasnya Tahanan Narkoba Polres Tangsel, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Megapolitan
Polda Metro Tindak 34 Motor Saat Patroli Cegah Sahur on The Road

Polda Metro Tindak 34 Motor Saat Patroli Cegah Sahur on The Road

Megapolitan
Komnas HAM: Seminggu Sebelum Tewas, Sigit Dianiaya Tahanan Lain Polres Tangsel

Komnas HAM: Seminggu Sebelum Tewas, Sigit Dianiaya Tahanan Lain Polres Tangsel

Megapolitan
Flyover Cakung Uji Coba Perdana pada 19-21 April

Flyover Cakung Uji Coba Perdana pada 19-21 April

Megapolitan
UPDATE 17 April: 548 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 17 April: 548 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Tabrakan Dua Motor di Pamulang, Seorang Pengendara Tewas

Tabrakan Dua Motor di Pamulang, Seorang Pengendara Tewas

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X