Kapolri: Rakyat Kita Itu Baru Mau Tertib kalau Ada Polisi

Kompas.com - 23/12/2014, 14:43 WIB
KOMPAS.com/ICHA RASTIK Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Sutarman seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kamis (30/10/2014), di Kantor Wakil Presiden, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Pol) Sutarman mengatakan, masyarakat Indonesia hanya tertib jika ada polisi. Hal itu menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan saat mudik Lebaran atau Natal, terutama bagi pengendara sepeda motor.

"Itu yang mengakibatkan banyak laka lantas. Rakyat kita itu baru mau tertib kalau ada polisinya. Kalau enggak ada, ya melanggar," ujar Sutarman di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/12/3014).

Dengan demikian, kata Sutarman, kehadiran polisi pada akhir tahun ini sangat dibutuhkan. Selain kecelakaan lalu lintas, Sutarman juga menyebutkan bahwa gereja sengketa sebagai aspek yang harus diperhatikan dalam pengamanan Natal.

Di Jakarta, Polda Metro Jaya mencatat ada 12 gereja yang terlibat sengketa. Permasalahannya beragam, seperti masalah alih fungsi bangunan, masalah IMB, pengubahan bentuk dan fungsi, hingga belum ada persetujuan dari warga.


Gereja-gereja sengketa tersebut juga menjadi sasaran pengamanan polisi. Selain itu, Sutarman mengatakan, polisi juga harus bersiaga melakukan pengamanan terhadap rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh pemiliknya. Apalagi, hari raya Natal dan Tahun Baru ini bersamaan dengan libur sekolah anak-anak. Dengan demikian, diprediksi akan banyak warga yang pulang kampung.

"Sehingga rumah banyak kosong jadi target keamanan kepolisian," ujar Sutarman.



EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

Sandiaga: Prabowo Tunggu Telepon Jokowi untuk Bertemu

Sandiaga: Prabowo Tunggu Telepon Jokowi untuk Bertemu

Megapolitan
Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Megapolitan
Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Megapolitan
Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Megapolitan
Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 'Influencer'

Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 "Influencer"

Megapolitan
FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Megapolitan
Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Megapolitan
Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Megapolitan
Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Megapolitan
Amien Rais Membantah, 'People Power' Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Amien Rais Membantah, "People Power" Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

Megapolitan
Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Megapolitan
Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan
Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Megapolitan

Close Ads X