Kompas.com - 29/12/2014, 16:12 WIB
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memastikan akan merombak massal ribuan pejabat Ibu Kota pada 2 Januari 2014 mendatang di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Dalam perombakan itu, Basuki mengatakan, banyak staf yang dipromosikan menjadi pejabat eselon IV.

"Ada juga kepala dinas yang dipindahkan ke dinas lainnya. Tapi, tidak ada pejabat eselon II yang dipindahkan ke posisi eselon III atau IV, tapi langsung distafkan, kayak ular tangga sistemnya, begitu turun langsung (jadi) staf," kata Basuki, di Balai Kota, Senin (29/12/2014).

Kendati demikian, ia masih merahasiakan pejabat mana saja yang distafkan maupun staf yang dipromosikan menjadi pejabat. Lebih lanjut, Pemprov DKI bakal melakukan pengawasan tiap tiga hingga enam bulan setelah dilantik.

Jika kinerja seorang pejabat itu baik, kata Basuki, hal ini memungkinkan yang bersangkutan kembali dipromosikan. Sementara itu, jika kinerja pejabat yang baru dilantik tidak memuaskan, ia tak segan akan menjadikannya staf.

"Kalau (kerja) dia tidak becus, tiga-enam bulan, ya dia kami stafkan," kata Basuki. Saat ini, persiapan pelantikan ribuan PNS DKI masih diproses secara matang oleh Sekda DKI Saefullah.

Rencananya, Gubernur Basuki akan melantik sebanyak 6.511 PNS DKI pada 2 Januari 2015 mendatang. Awalnya, 8.011 jabatan di DKI dipangkas sebanyak 1.500 jabatan, menjadi 6.511 jabatan.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah, jabatan eselon I-B yang diperebutkan untuk 5 jabatan, kemudian jabatan eselon II-A sebanyak 47 jabatan, eselon II-B sebanyak 48 jabatan, III-A sebanyak 622 jabatan, III-B sebanyak 268 jabatan, IV-A sebanyak 2.961 jabatan, dan eselon IV-B sebanyak 2.560 jabatan. Perombakan struktur organisasi Pemprov DKI ini menurut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2014 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

Ada beberapa jabatan yang akan ditambah, seperti wakil kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), wakil kepala Dinas Kesehatan, wakil kepala Dinas Pelayanan Pajak (DPP). Yang dikurangi adalah wakil kepala Dinas Pariwisata.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta akan dipecah menjadi dua, yaitu Dinas PU Bina Marga dan Dinas PU Tata Air. Tak hanya itu, Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) akan dilebur dengan Dinas Tata Ruang menjadi Dinas Penataan Kota.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tenggelam Saat Berenang di Waduk Resapan di Kalideres, Seorang Bocah Ditemukan Tak Bernyawa

Tenggelam Saat Berenang di Waduk Resapan di Kalideres, Seorang Bocah Ditemukan Tak Bernyawa

Megapolitan
Sempat Tolak Perubahan Nama Jalan, Warga Tanah Tinggi: Sudah Ditetapkan, Saya Hanya Bisa Pasrah

Sempat Tolak Perubahan Nama Jalan, Warga Tanah Tinggi: Sudah Ditetapkan, Saya Hanya Bisa Pasrah

Megapolitan
Cabuli 4 Bocah di Cipondoh Tangerang, Pedagang Bubur Ditangkap Polisi

Cabuli 4 Bocah di Cipondoh Tangerang, Pedagang Bubur Ditangkap Polisi

Megapolitan
Jalan Rusak di Jatinegara Telan Korban Jiwa, Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk

Jalan Rusak di Jatinegara Telan Korban Jiwa, Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk

Megapolitan
Kata Wagub DKI Jakarta Ini Penyebab Dukuh Atas Kini Dipadati Remaja Citayam hingga Bojonggede dan Sekitarnya

Kata Wagub DKI Jakarta Ini Penyebab Dukuh Atas Kini Dipadati Remaja Citayam hingga Bojonggede dan Sekitarnya

Megapolitan
Polisi Tetapkan 3 Ustaz dan 1 Santri Senior Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati di Pondok Pesantren Beji Depok

Polisi Tetapkan 3 Ustaz dan 1 Santri Senior Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati di Pondok Pesantren Beji Depok

Megapolitan
Kawasan GDC Sering Dijadikan Arena Balap Liar, Pemkot Depok Bakal Pasang Pita Kejut

Kawasan GDC Sering Dijadikan Arena Balap Liar, Pemkot Depok Bakal Pasang Pita Kejut

Megapolitan
Sekeluarga Dikeluarkan dari Rusun karena Kasus Buang Bayi, Pengelola: Jika Anak Itu Besar di Sana, Apa Tak Di-bully?

Sekeluarga Dikeluarkan dari Rusun karena Kasus Buang Bayi, Pengelola: Jika Anak Itu Besar di Sana, Apa Tak Di-bully?

Megapolitan
Perubahan Nama Jalan di Jakarta Tak Libatkan DPRD, Ketua Komisi A: Kami Tak Diajak Komunikasi

Perubahan Nama Jalan di Jakarta Tak Libatkan DPRD, Ketua Komisi A: Kami Tak Diajak Komunikasi

Megapolitan
Inilah Sosok Ani, Emak-emak Tanah Abang yang Berani Tinju Kapolda Metro Jaya

Inilah Sosok Ani, Emak-emak Tanah Abang yang Berani Tinju Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Kasus Satu Keluarga Dikeluarkan dari Rusun Jatinegara Barat, Pengelola Sebut karena Anaknya Berbuat Kriminal

Kasus Satu Keluarga Dikeluarkan dari Rusun Jatinegara Barat, Pengelola Sebut karena Anaknya Berbuat Kriminal

Megapolitan
Formula E Jakarta 2023 Akan Digelar 2 Hari, Panitia Rencanakan 'Night Race'

Formula E Jakarta 2023 Akan Digelar 2 Hari, Panitia Rencanakan "Night Race"

Megapolitan
42.000 Hewan Kurban Sudah Masuk Jakarta, Anies: Insya Allah Aman dari PMK

42.000 Hewan Kurban Sudah Masuk Jakarta, Anies: Insya Allah Aman dari PMK

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Pembegal Bersenjata di Tajurhalang, Eksekutor Masih di Bawah Umur

Polisi Tangkap 4 Pembegal Bersenjata di Tajurhalang, Eksekutor Masih di Bawah Umur

Megapolitan
FIA Umumkan Formula E Jakarta 2023 Akan Digelar 2 Hari, Panitia: Jadwalnya Belum Final

FIA Umumkan Formula E Jakarta 2023 Akan Digelar 2 Hari, Panitia: Jadwalnya Belum Final

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.