Kompas.com - 11/03/2015, 15:09 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman, mengaku telah mengucapkan kata kasar saat rapat mediasi di Kantor Kemendagri pada Kamis (5/3/2015). Ia mengaku mengucapkan kata tersebut karena terpengaruh oleh kebiasaan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Prabowo merupakan anggota DPRD yang telah mengucapkan kata "gubernur goblok" dalam rapat tersebut. Ia pun telah mengakuinya.

"Apa saya salah? Ini hanya soal emosi sesaat kok. Saya belajar dari Pak Gubernur yang sering ngomong bajingan. Teman-teman saya juga jadi sering ngomong brengsek," kata dia di Gedung DPRD DKI, Rabu (11/3/2015).

Prabowo menyebut pasal-pasal pelaporan yang dilakukan oleh LBH Pendidikan terhadap dirinya tak memiliki landasan yang kuat. Sebab, kata dia, tak ada bukti kuat yang menyatakan bahwa ia telah melontarkan pernyataan rasial.

"Kalau 'goblok' saja dilaporkan, berarti semua guru yang berkata 'goblok' harus dilaporkan juga dong," ujar mantan Dirut PD Pasar Jaya itu.

Prabowo juga menyatakan bahwa hujatan yang ia lontarkan hanya yang berbunyi "gubernur goblok". Ia membantah telah mengucapkan kata-kata kasar yang berbau penghinaan rasial. Ia pun siap menyampaikan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

"Saya siap jika dibawa ke ranah hukum. Saya akan hadapi apa pun hukumannya karena ini konsekuensi saya," pungkasnya.

LBH Pendidikan telah melaporkan Prabowo Soenirman ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pelanggaran Pasal 156 KUHP, dan Pasal 4 huruf b angka 2 juncto Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008, mengenai pernyataan kebencian, permusuhan, atau penghinaan terhadap suku tertentu. Tuduhan lainnya mengenai dugaan pelanggaran Pasal 207 KUHP tentang penghinaan dengan kata-kata tidak pantas di hadapan penguasa umum. Prabowo menjadi satu-satunya anggota DPRD yang dilaporkan.

Adapun bukti yang diserahkan adalah video rapat mediasi yang telah mengalami peningkatan level suara dan resolusi gambar. Dalam video tersebut, Prabowo didapati terlihat jelas tengah meneriakkan kata "gubernur goblok" ke arah mikrofon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara ke JIS Naik Transportasi Umum

Cara ke JIS Naik Transportasi Umum

Megapolitan
Tarif Kirim Motor Menggunakan Pos Indonesia 2022

Tarif Kirim Motor Menggunakan Pos Indonesia 2022

Megapolitan
Tarif Kirim Motor Indah Logistik Cargo 2022

Tarif Kirim Motor Indah Logistik Cargo 2022

Megapolitan
Tarif Ojol di Jabodetabek 2022 (Gojek, Grab Bike, Maxim, Anterin)

Tarif Ojol di Jabodetabek 2022 (Gojek, Grab Bike, Maxim, Anterin)

Megapolitan
Daftar Universitas Negeri di Jabodetabek

Daftar Universitas Negeri di Jabodetabek

Megapolitan
Tarif Kirim Motor Pakai JNE 2022

Tarif Kirim Motor Pakai JNE 2022

Megapolitan
Polda Metro Tangkap Pimpinan dan 2 Anggota Geng Motor Bersajam yang Konvoi di Johar Baru

Polda Metro Tangkap Pimpinan dan 2 Anggota Geng Motor Bersajam yang Konvoi di Johar Baru

Megapolitan
Tidak Digunakan Dua Tahun, Asrama Haji Kota Bekasi Jalani Sejumlah Perbaikan

Tidak Digunakan Dua Tahun, Asrama Haji Kota Bekasi Jalani Sejumlah Perbaikan

Megapolitan
Kota Depok Raih Predikat WTP 11 Kali Berturut-turut

Kota Depok Raih Predikat WTP 11 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Panitia Formula E Ajukan Permintaan Iklan ke BUMN, Anggota DRPD DKI: Mereka Lagi Cekak

Panitia Formula E Ajukan Permintaan Iklan ke BUMN, Anggota DRPD DKI: Mereka Lagi Cekak

Megapolitan
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkot Jakpus Gelar Pelatihan Membuat Produk Minuman Sehat

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkot Jakpus Gelar Pelatihan Membuat Produk Minuman Sehat

Megapolitan
Cegah Paham Radikal Terorisme di Kalangan Mahasiswa, BNPT Kerja Sama dengan Pihak Kampus

Cegah Paham Radikal Terorisme di Kalangan Mahasiswa, BNPT Kerja Sama dengan Pihak Kampus

Megapolitan
Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Sungai Cisadane, Diperkirakan Berusia 6-7 Bulan

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Sungai Cisadane, Diperkirakan Berusia 6-7 Bulan

Megapolitan
Hewan Kurban dari Luar Daerah Wajib Jalani Karantina, Pemkot Jaksel Akan Lakukan Pengawasan PMK

Hewan Kurban dari Luar Daerah Wajib Jalani Karantina, Pemkot Jaksel Akan Lakukan Pengawasan PMK

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Sediakan Gerai Vaksinasi Saat CFD Mendatang

Pemkot Bekasi Akan Sediakan Gerai Vaksinasi Saat CFD Mendatang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.