Era Ahok, Banyak Pejabat DKI Ingin Mengundurkan Diri

Kompas.com - 17/03/2015, 15:09 WIB
KOMPAS.COM/KURNIASARI AZIZAH Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Pada April mendatang, para pejabat yang dilantik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada 2 Januari lalu akan dievaluasi. Selama tiga bulan itu, kinerja mereka masih banyak yang belum terlihat karena anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) belum disahkan.

"Sepanjang April ini kami evaluasi," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika di Balai Kota, Selasa (17/3/2015).

Selama tiga bulan ini, menurut Agus, belum ada pejabat eselon yang distafkan. Namun, ada pejabat eselon yang mengundurkan diri.

Agus tak menjelaskan secara detail pejabat eselon yang mengundurkan diri dari jabatannya itu. Selain ada pejabat yang mengundurkan diri, banyak pejabat eselon lain yang berminat mengundurkan diri.


"Yang mau mundur itu banyak, itu implikasinya luas, makanya kami berikan pembinaan. (pejabat eselon) IV seperti kepala seksi sekolah itu mau mengundurkan diri karena mereka kaget, atau merasa enggak cocok, tapi kami sudah berikan pembinaan," kata Agus. 

Sementara, menurut Basuki, para pejabat eselon yang nantinya distafkan merupakan pejabat yang masih mau dititipkan "siluman" atau pokok pikiran oleh anggota DPRD DKI ke dalam sistem e-budgeting.

"Saya enggak tahu soal itu. Mungkin Pak Heru (Kepala BPKAD DKI) lebih tahu," kata Agus ketika dikonfirmasi mengenai pernyataan Basuki.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAna Shofiana Syatiri
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X