Jelang Eksekusi, Pemkot Jaktim Terbitkan SP3 untuk Kampung Pulo

Kompas.com - 06/08/2015, 13:09 WIB
?(Dari kiri ke kanan) Direktur Utama PDAM Jaya Sri Widayanto Kaderi (pakai baju batik biru tua), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Presiden Direktur PT Aetra Air Jakarta Mohamad Selim, dan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana, saat meresmikan gedung teknologi pengolahan lumpur, di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pulogadung, Jakarta, Selasa (12/5/2015). Kompas.com/Kurnia Sari Aziza?(Dari kiri ke kanan) Direktur Utama PDAM Jaya Sri Widayanto Kaderi (pakai baju batik biru tua), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Presiden Direktur PT Aetra Air Jakarta Mohamad Selim, dan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana, saat meresmikan gedung teknologi pengolahan lumpur, di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pulogadung, Jakarta, Selasa (12/5/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang eksekusi tahap pertama untuk normalisasi Ciliwung di Kampung Pulo, Pemerintah Kota Jakarta Timur akan menerbitkan surat peringatan (SP) ketiga. Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana mengatakan, rencananya SP ketiga akan diberikan kepada warga Jumat (7/8/2015) besok.

"Besok kita keluarkan SP3-nya," kata Bambang, di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (6/8/2015).

Menurut Bambang, SP ketiga ini ditujukan untuk rencana penertiban pada tahap pertama untuk pembuatan trase atau jalan inspeksi di Kampung Pulo. Terdapat 920 kepala keluarga yang terkena penertiban tahap satu ini, yang akan direlokasi ke beberapa rusun.

Penerbitan SP ketiga itu dilakukan pada saat warga Kampung Pulo melalui Ciliwung Merdeka, menggugat Pemkot Jaktim atas penerbitan SP pertama dan kedua di PTUN. Namun, Bambang tidak bergeming dengan gugatan warga tersebut.

"Kan selama belum ada putusan (di PTUN), SP ketiga jalan saja," ujar Bambang.

Bambang belum menyebut waktu pelaksanaan penertiban di Kampung Pulo. Namun, dia menyebut penertiban akan dilakukan pada pekan depan.

"Kemungkinan hari Rabu atau Kamis minggu depan. Tapi saya mau ketemu dulu pak Gubernur hari ini untuk Kampung Pulo itu," ujarnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Megapolitan
WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

Megapolitan
Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Megapolitan
Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Megapolitan
Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Megapolitan
188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X