Jalur Transjakarta Blok M-Kota Tidak Ditutup Saat Demo Buruh

Kompas.com - 01/09/2015, 09:18 WIB
Pemandangan pengunjung Jakarnaval yang duduk di sepanjang sparator buswat Koridor I, di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Minggu (22/6/2014). Transjakrta tetap beroperasi di acara Jakarnaval ini. Kompas.com/Robertus BelarminusPemandangan pengunjung Jakarnaval yang duduk di sepanjang sparator buswat Koridor I, di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Minggu (22/6/2014). Transjakrta tetap beroperasi di acara Jakarnaval ini.
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak kepolisian menyiapkan beberapa strategi untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas jika massa buruh terlampau banyak saat unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Selasa (1/9/2015). Namun, polisi akan tetap memprioritaskan jalur bus transjakarta Blok M-Kota untuk tetap dibuka.

"Bus transjakarta masih tetap beroperasi," kata Kepala Subdit Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa.

Massa buruh diharapkan berjalan di jalur umum sehingga tidak mengganggu perjalanan bus transjakarta yang memiliki jalur khusus di sekitaran Jalan Sudirman-Thamrin dan Medan Merdeka Barat.

"Massa ribuan dan kemungkinan menutup jalan, tapi nanti bersifat situasional," kata Ipung.

Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih sebelumnya mengatakan, layanan bus transjakarta Koridor I rencananya beroperasi situasional saat terjadi unjuk rasa buruh pada Selasa. Selama jalur masih dapat digunakan. Bus transjakarta masih akan melewati jalan-jalan yang biasa mereka lewati, dari Blok M hingga Jakarta Kota.

Pantauan Kompas.com hingga pukul 08.00 WIB, layanan bus transjakarta Koridor I masih tetap beroperasi. Belum ada tanda-tanda penutupan dan massa buruh yang menuju Patung Kuda.

Rencananya, pukul 09.00 WIB, sekitar 40.000 buruh akan berkumpul di Patung Kuda. Setelah itu, massa akan bergerak menuju depan Istana Merdeka untuk menyampaikan pendapatnya mengenai kesejahteraan buruh.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
Petugas Sekuriti Diduga Cabuli 4 Anak di Tangerang, KPAI: Edukasikan Anak soal Cari Pertolongan

Petugas Sekuriti Diduga Cabuli 4 Anak di Tangerang, KPAI: Edukasikan Anak soal Cari Pertolongan

Megapolitan
 Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHO

Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHO

Megapolitan
Kampus UI Jadi Lokasi Pelaksanaan UTBK 2020, Ini Protokol Kesehatannya

Kampus UI Jadi Lokasi Pelaksanaan UTBK 2020, Ini Protokol Kesehatannya

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Pengunjung Mal Saat PSBB Transisi Hanya 20-30 Persen

Wagub DKI Sebut Pengunjung Mal Saat PSBB Transisi Hanya 20-30 Persen

Megapolitan
Federasi Serikat Guru: PPDB Zonasi Bina RW Akan Jadi Masalah Baru

Federasi Serikat Guru: PPDB Zonasi Bina RW Akan Jadi Masalah Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X