Target Keluarkan Izin 4 Juta di Akhir Tahun, PTSP DKI Ingin Pecahkan Rekor MURI

Kompas.com - 09/10/2015, 21:38 WIB
Setelah cuti lebaran, Rabu (22/7/2015) merupakan hari pertama layanan PTSP dibuka. Namun, belum banyak masyarakat yang mendatangi layanan tersebut di Kecamatan Pesanggrahan hingga siang ini. Kompas.com/Unoviana KartikaSetelah cuti lebaran, Rabu (22/7/2015) merupakan hari pertama layanan PTSP dibuka. Namun, belum banyak masyarakat yang mendatangi layanan tersebut di Kecamatan Pesanggrahan hingga siang ini.
Penulis Jessi Carina
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) telah mengeluarkan sebanyak 3 juta izin dalam waktu kurang dari satu tahun. Kepala BPTSP Edy Junaedi menargetkan, PTSP akan mengeluarkan 4 juta izin di akhir tahun 2015.

"Target di akhir tahun, kami ingin mengeluarkan izin sebanyak 4 juta. Kalau tercapai, kami confident bisa masuk rekor MURI sebagai kantor yang mengeluarkan izin terbanyak di Jakarta," ujar Edi di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (9/10/2015).

Saat ini, rata-rata ada 15 ribu perizinan yang dikeluarkan oleh PTSP di seluruh Jakarta tiap harinya. Jumlah service point atau loket yang ada di Jakarta pun sebanyak 318 buah. Satu service point terletak di Balai Kota, enam PTSP di tingkat kabupaten atau kota, 44 di tingkat kecamatan, dan 267 di tingkat kelurahan.

Sampai saat ini, kata Edi, PTSP DKI mendapat banyak apreasiasi dari masyarakat. Salah satunya adalah Grace Harlend. Grace Harlend merupakan HRD PT Madison Jaya Raya yang hari ini menjadi pemohon perizinan yang ke-3 juta. Hari ini, Grace mengurus perpanjangan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Grace menceritakan pengalamannya mendatangi "calo" resmi milik Pemerintah Provinsi DKI ini.

"Saya pikir pertama kali ke sini, akan lama prosesnya. Saya pikir mungkin ini selesai dua minggu. Tapi pas saya ke loket drive thru, dikasih tau kalau ini bisa langsung jadi dan hanya perlu menunggu satu jam saja," ujar Grace.

Loket Drive Thru sendiri merupakan inovasi dari PTSP. Di mana, sebuah perizinan bisa selesai dalam waktu maksimal satu jam saja. Asalkan memenuhi persyaratan tertentu yaitu membawa dokumen lengkap.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Megapolitan
Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Megapolitan
5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

Megapolitan
Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

Megapolitan
Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Megapolitan
Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Megapolitan
Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Megapolitan
Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Megapolitan
30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Megapolitan
Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Megapolitan
Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Megapolitan
[Update 21 Januari]: Jakarta Catat 3.151 Kasus Baru Covid-19

[Update 21 Januari]: Jakarta Catat 3.151 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X