Anggaran Laptop Anggota DPRD DKI Rp 10 Juta Per Unit

Kompas.com - 15/12/2015, 17:07 WIB
Apple MacBook Air AppleApple MacBook Air
Penulis Jessi Carina
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Dewan DKI Jakarta Muhammad Yuliadi mengatakan, usulan pengadaan laptop untuk anggota DPRD DKI mencapai Rp 10 juta per unit. Laptop tersebut akan diberikan untuk 106 anggota DPRD DKI.

"Kami anggarkan per laptop itu Rp 10 juta. Totalnya sekitar Rp 1,6 miliar," ujar Yuliadi di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Selasa (15/12/2015).

Yuliadi mengatakan, laptop tersebut merupakan kebutuhan anggota Dewan. Menurut dia, permintaan laptop tersebut merupakan hal yang wajar.

Yuliadi berharap pengadaan laptop ini bisa mempermudah anggota DPRD ketika bekerja, misalkan saja dalam penyusunan peraturan daerah (perda).

"Jadi mereka kalau rapat masalah perhubungan bisa langsung cari perda soal perhubungan," ujar Yuliadi.

Yuliadi juga mengatakan, pengadaan laptop baru dilakukan pada periode ini.

Sebelumnya anggota Dewan tidak pernah dibekali alat kerja laptop. Mereka hanya disediakan PC di ruangan masing-masing.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan, laptop sangat membantu pekerjaan DPRD DKI.

Pada dasarnya, dia tidak bisa menentukan laptop jenis apa yang akan digunakan oleh anggota Dewan. Pengadaan laptop tergantung barang yang tersedia di e-catalog.

"Tetapi, mungkin laptop yang merek itu," ujar Prasetio sambil menunjuk komputer iMac yang ada di ruang kerjanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Megapolitan
Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Megapolitan
Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X