Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/01/2016, 10:01 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tidak akan mendeklarasikan diri sebagai calon gubernur dari jalur independen selama Teman Ahok belum mampu mengumpulkan KTP hingga 1 juta. 

"Ngapain deklarasi? KTP-nya enggak ada. Apa yang mau dideklarasi?" kata Basuki di Balai Kota, Jumat (8/1/2015). 

Basuki pun menegaskan baru akan mendeklarasi diri maju melalui jalur independen saat Teman Ahok mampu mengumpulkan 1 juta KTP.

Meskipun sudah memenuhi syarat yang diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK), Basuki tetap menargetkan pengumpulan 1 juta KTP. Pasalnya, nantinya Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memverifikasi identitas tersebut.

"Tunggu sejuta (KTP), baru deklarasi (maju sebagai calon independen)," kata Basuki. 

Ketua Tim Penjaringan Cagub DKI Partai Gerindra Syarif sebelumnya meminta Basuki untuk segera mendeklarasikan diri sebagai cagub independen. Hal ini untuk menghormati relawan Teman Ahok yang sudah mengumpulkan KTP untuk Basuki.

"Saya tantang Ahok buat deklarasi sajalah bahwa akan maju lewat jalur independen. Karena apa? Karena saya justru khawatir Ahok tidak jadi lewat jalur independen nih," ujar Syarif. 

Syarif mengatakan, bagaimanapun juga, Basuki tetap sosok potensial yang mungkin masih dilirik partai.

Bisa saja, kata Syarif, Basuki akhirnya malah diusung partai tertentu pada detik-detik terakhir pendaftaran. Jika hal itu terjadi, Syarif mengatakan hal itu akan sangat menyakiti hati Teman Ahok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Bogor Tangkap 21 Bandar Narkoba dan Sita Paket Sabu hingga Ganja

Polres Bogor Tangkap 21 Bandar Narkoba dan Sita Paket Sabu hingga Ganja

Megapolitan
Rumah Warga di Tebet Nyaris Roboh Diduga Akibat Ulah Tetangga

Rumah Warga di Tebet Nyaris Roboh Diduga Akibat Ulah Tetangga

Megapolitan
Anak Perempuan yang Dianiaya dan Ditelantarkan Orangtua di Depok Tak Mau Dipulangkan ke Ibunya

Anak Perempuan yang Dianiaya dan Ditelantarkan Orangtua di Depok Tak Mau Dipulangkan ke Ibunya

Megapolitan
Mobil Dinas Polisi yang Tabrak Pengendara Motor di Rawamangun Dikendarai Anak Anggota Polri

Mobil Dinas Polisi yang Tabrak Pengendara Motor di Rawamangun Dikendarai Anak Anggota Polri

Megapolitan
Perjuangan Pulang Penonton Konser Dewa 19: Jalan Kaki Berdesakan dari JIS ke JIExpo Selama Satu Jam

Perjuangan Pulang Penonton Konser Dewa 19: Jalan Kaki Berdesakan dari JIS ke JIExpo Selama Satu Jam

Megapolitan
Heru Budi dan Menhub Bahas Pembangunan MRT, LRT, hingga Revitalisasi Stasiun Tanah Abang di Balai Kota

Heru Budi dan Menhub Bahas Pembangunan MRT, LRT, hingga Revitalisasi Stasiun Tanah Abang di Balai Kota

Megapolitan
Datang Jauh dari Cirebon, Korban Meikarta Kecewa Sidang Gugatan Ditunda

Datang Jauh dari Cirebon, Korban Meikarta Kecewa Sidang Gugatan Ditunda

Megapolitan
Kronologi Penemuan Jasad Pria di Kontrakan Bekasi, Berawal dari Kecurigaan Anak Kecil yang Lewat

Kronologi Penemuan Jasad Pria di Kontrakan Bekasi, Berawal dari Kecurigaan Anak Kecil yang Lewat

Megapolitan
Polisi Ungkap Kendala Cari Ibu Kandung yang Aniaya dan Telantarkan Anak Perempuannya di Depok

Polisi Ungkap Kendala Cari Ibu Kandung yang Aniaya dan Telantarkan Anak Perempuannya di Depok

Megapolitan
Polisi: Penabrak Sepeda Motor di Rawamangun yang Pakai Mobil Dinas Polisi Bertanggung Jawab Penuh

Polisi: Penabrak Sepeda Motor di Rawamangun yang Pakai Mobil Dinas Polisi Bertanggung Jawab Penuh

Megapolitan
Pemprov DKI: 'Tap In-Tap Out' di Skywalk Kebayoran Hanya Untuk Pengguna Transportasi Umum

Pemprov DKI: "Tap In-Tap Out" di Skywalk Kebayoran Hanya Untuk Pengguna Transportasi Umum

Megapolitan
Trauma, Anak Perempuan yang Ditelantarkan Ibunya di Depok Enggan Bicara dan Takut Bertemu Orang

Trauma, Anak Perempuan yang Ditelantarkan Ibunya di Depok Enggan Bicara dan Takut Bertemu Orang

Megapolitan
Korban Meikarta Digugat Rp 56 Miliar, Pengacara Konsumen: Aneh dan di Luar Nalar!

Korban Meikarta Digugat Rp 56 Miliar, Pengacara Konsumen: Aneh dan di Luar Nalar!

Megapolitan
Warga Jengkel Skywalk Kebayoran Lama Berbayar, Transjakarta Ubah Mekanisme

Warga Jengkel Skywalk Kebayoran Lama Berbayar, Transjakarta Ubah Mekanisme

Megapolitan
500 Ton Minyak Goreng Bersubsidi Ditemukan di Lahan KBN Marunda, Diduga Ditimbun Sejak Desember 2022

500 Ton Minyak Goreng Bersubsidi Ditemukan di Lahan KBN Marunda, Diduga Ditimbun Sejak Desember 2022

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.