Ahok Batalkan Pemberian Diskon PBB-P2 Bagi PT Jasa Marga

Kompas.com - 15/02/2016, 20:17 WIB
Ilustrasi Jalan Tol: Pertumbuhan Penduduk Picu Konsumsi Energi - Kemacetan pada jam pulang kerja di jalan tol dalam kota Jakarta, Senin (3/3), merupakan salah satu efek tumbuhnya kelas menengah di Indonesia. Bonus demografi yang ditandai pertumbuhan kelas menengah yang mencapai 60 persen jumlah penduduk Indonesia ini menjadi pemicu naiknya konsumsi energi.

Kompas/Iwan Setiyawan (SET)
03-03-2014 IWAN SETIYAWANIlustrasi Jalan Tol: Pertumbuhan Penduduk Picu Konsumsi Energi - Kemacetan pada jam pulang kerja di jalan tol dalam kota Jakarta, Senin (3/3), merupakan salah satu efek tumbuhnya kelas menengah di Indonesia. Bonus demografi yang ditandai pertumbuhan kelas menengah yang mencapai 60 persen jumlah penduduk Indonesia ini menjadi pemicu naiknya konsumsi energi. Kompas/Iwan Setiyawan (SET) 03-03-2014
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merasa kesal dengan PT Jasa Marga karena meminta jaminan sebesar Rp 4 miliar untuk pintu akses tol ke Terminal Pulogebang.

Jaminan itu dibayarkam Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada PT Jasa Marga jika pintu tol tersebut merugi. Selain itu, kata dia, Pemprov DKI Jakarta juga diminta membuat sistem IT di gerbang tol tersebut.

"Saya oke, Rp 4 miliar kami bayar semua jaminannya. Tapi semua tol, yang minta diskon potongan PBB-P2 (pajak bumi bangunan pedesaan perkotaan), semua saya hapusin," kata Basuki, di Balai Kota, Senin (15/2/2016).

Basuki mengatakan PBB-P2 atas pembangunan tol serta gerbangnya harus dibayar penuh. Bahkan, lanjut dia, PT Jasa Marga selama ini meminta potongan PBB-P2 yang nilainya mencapai Rp 100 miliar.

"DKI lebih untung dapat Rp 100 miliar, enggak apa-apa kami bayar Rp 4 miliar (sebagai jaminan kerugian)," kata Basuki.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga akan menghitung ulang harga taksiran PBB-P2 yang harus dibayar oleh PT Jasa Marga. Sebab, lanjut dia, perusahaan BUMN itu juga mencari keuntungan.

"Bila perlu saya naikin PBB nya tol biar mahal-mahal, biar bangkrut semua, saya beli. Kita buang itu, enggak ada lagi tol dalam kota," kata Basuki.

Basuki mengaku Pemprov DKI Jakarta awalnya sudah akan memberi diskon PBB-P2 bagi PT Jasa Marga. Namun karena adanya persyaratan jaminan kerugian pintu tol Pulogebang, Basuki membatalkan rencana itu.

"Semua pajak yang mau kami kasih diskon PBB, batalin! Kurang ajar banget gitu lho! Pulogebang bukan buat kita, tapi buat umum," kata Basuki. (Baca: Ahok Beberkan Banyaknya Masalah di Terminal Pulogebang)

"Sedangkan kamu, PT itu untung lho dan BUMN BUMD itu untung, apalagi swasta. Ini buat Terminal Pulogebang, masa enggak mau dukung kita (membuka pintu tol) terminal (Pulogebang)? Makanya kalau mau ribut sama saya, ya sudah," kata Basuki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

Megapolitan
Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X