Cyrus Network: Yusril dan Adhyaksa Layak Diusung Parpol pada Pilkada DKI 2017

Kompas.com - 30/03/2016, 21:13 WIB
Bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra (tengah) dan Ketua DPD DKI Demokrat Nachrowi Ramli (kiri), terlihat hadir di acara penganugerahan anggota kehormatan Forum Pemuda Betawi di Hotel Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (24/3/2016). Kompas.com/Robertus BelarminusBakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra (tengah) dan Ketua DPD DKI Demokrat Nachrowi Ramli (kiri), terlihat hadir di acara penganugerahan anggota kehormatan Forum Pemuda Betawi di Hotel Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (24/3/2016).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — CEO Cyrus Network, Hasan Nasbi, mengatakan, pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, dan mantan Menpora, Adhyaksa Dault, layak diusung oleh partai politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

Namun, kedua orang itu hingga kini belum memiliki kendaraan politik untuk bertarung pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Pilihannya mungkin hanya Yusril dan Adhyaksa Dault karena, berdasarkan survei, keduanya di atas calon yang lain, walaupun masih agak jauh dengan Ahok (Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, calon petahana)," kata Hasan di Manggarai, Rabu (30/3/2016).

Tingkat elektabilitas Yusril dan Adhyaksa, kata Hasan, terus meningkat sehingga layak diusung partai politik.

Secara popularitas, jarak antara Ahok dan Yusril tidak terlalu jauh. Yusril, yang pernah tiga kali menjabat menteri, tingkat popularitasnya mencapai 80 persen. Adapun tingkat popularitas Ahok 90 persen.

"Kecuali Bu Risma (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini) mau mengubah janjinya untuk ke (pilkada) Jakarta. Beliau akan lebih oke dibanding calon yang lain," kata Hasan.

Yusril sebelumnya yakin, ia akan didukung oleh koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Golkar. Namun, ketiga partai tersebut belum menyatakan dukungan mereka terhadap Yusril.

Yusril yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) akan mengikuti penjaringan cagub dari Partai Gerindra. Sementara itu, Adhyaksa mengklaim telah mengumpulkan data KTP dukungan untuk maju melalui jalur independen.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

Megapolitan
Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

Megapolitan
MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

Megapolitan
Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

Megapolitan
Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Tes Urine dan Rambut Negatif Narkoba, Ridho Ilahi Tetap Diproses Hukum Terkait Kepemilikan Sabu

Megapolitan
Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Klarifikasi Pemprov DKI: Perluasan Ancol Dilakukan di Pulau L

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Megapolitan
Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjakan Kembali 2.600 Karyawan

Megapolitan
UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Megapolitan
Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Megapolitan
Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Megapolitan
5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X