Kompas.com - 03/05/2016, 19:53 WIB
Kondisi air Ciliwung di Kampung Pulo, Jakarta Timur. Selasa (8/3/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusKondisi air Ciliwung di Kampung Pulo, Jakarta Timur. Selasa (8/3/2016)
EditorIndra Akuntono

 JAKARTA, KOMPAS.com Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan, pembuatan sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT) akan membebaskan beberapa wilayah dari banjir, di antaranya wilayah Kampung Pulo dan Bukit Duri.

"Kalau sodetannya jadi Kampung Pulo dan Bukit Duri, bukan hanya berkurang banjirnya, melainkan bebas banjir," ujar Teguh, seperti dikutip BeritaJakarta, Selasa (3/5/2016).

Saat ini, lanjut Teguh, di Kampung Pulo sedang dilakukan pemasangan sheet pile, sementara di Bukit Duri masih menunggu selesainya relokasi warga ke rumah susun (rusun).

"Sekarang pemasangan sheet pile sedang berlangsung. Ditambah dengan adanya sodetan, maka dua daerah itu bebas banjir," ucapnya.

Teguh mengatakan, jika pembangunan sodetan tidak segera diselesaikan, kedua wilayah ini tetap akan tergenang banjir. Namun, memang genangan akan berkurang karena sudah ada pemasangan sheet pile.

"Sekarang banjir sudah berkurang di Kampung Pulo karena sudah pasang sheet pile. Kalau banjir juga tidak lama, kemarin paling lama banjir hanya sembilan jam. Kalau dulu kan sampai berhari-hari," katanya.

Sodetan Ciliwung akan mengalirkan air dari Kali Ciliwung sebanyak 60 meter kubik per detik ke Kanal Banjir Timur. Dengan kapasitas tersebut, 10 persen beban aliran air Ciliwung dapat dikurangi.

Namun, pembangunan sodetan Ciliwung-KBT terkendala dengan adanya gugatan warga Bidaracina ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan dilayangkan atas adanya surat perintah bongkar (SPB) yang dikeluarkan oleh Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana. (Baca: Sodetan Ciliwung Terkendala Bidaracina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pasien Positif Virus Corona Asal India di Tangsel Diduga Tertular dari Anaknya di Jakarta

2 Pasien Positif Virus Corona Asal India di Tangsel Diduga Tertular dari Anaknya di Jakarta

Megapolitan
Dua Warga Serpong Utara Tangsel Terpapar Virus Corona Varian Baru Asal India

Dua Warga Serpong Utara Tangsel Terpapar Virus Corona Varian Baru Asal India

Megapolitan
Truk Pengangkut Sayur Terjaring Razia di Tol Cikarang, Ternyata Isinya 7 Pemudik

Truk Pengangkut Sayur Terjaring Razia di Tol Cikarang, Ternyata Isinya 7 Pemudik

Megapolitan
Alat Berat Sulit Masuk karena Akses Sempit, Pengangkatan Puing Longsor di Jagakarsa Dikerjakan Manual

Alat Berat Sulit Masuk karena Akses Sempit, Pengangkatan Puing Longsor di Jagakarsa Dikerjakan Manual

Megapolitan
Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Megapolitan
Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Megapolitan
Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Megapolitan
Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Megapolitan
Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Megapolitan
Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero 'Jenderal' Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero "Jenderal" Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Megapolitan
Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi 'Duta Masker'

Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi "Duta Masker"

Megapolitan
Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

Megapolitan
Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X