Kompas.com - 02/06/2016, 13:23 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Musisi Ahmad Dhani batal menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (2/6/2016). Dani kesal karena diminta untuk menggelar unjuk rasa di depan gedung baru KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta.

"Kami cuma mau demo di gedung yang ada isinya, ada komisioner KPK," ujar Dhani di Gedung KPK, Jakarta.

Rencananya, hari ini, akan ada aksi unjuk rasa dan panggung rakyat dengan tema "Tangkap Ahok". Acara tersebut akan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut akan turut dihadiri Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Said Iqbal, dan sejumlah tokoh lainnya.

Truk trailer dan mobil hardtop pembawa generator, yang disebut milik Ahmad Dhani, dibawa pihak kepolisian ke Mapolda Metro Jaya. Truk dan mobil tersebut disebut pihak kepolisian untuk acara "Panggung Rakyat Tangkap Ahok" di depan Gedung KPK.

Ahmad Dhani mengaku dirinya ditelepon Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti terkait rencana aksi unjuk rasa di Gedung KPK hari ini. Menurut Dhani, Dirkrimum Polda Metro melarang untuk melakukan demo atas instruksi dari Presiden RI.

Pantauan Kompas.com, sejak Rabu kemarin, unjuk rasa dilarang digelar di depan gedung lama KPK. Semua aksi unjuk rasa hanya diperbolehkan digelar di depan gedung baru KPK.

Gedung baru KPK diisi oleh sebagian kecil pegawai KPK. Kegiatan penyidikan dan aktivitas pimpinan KPK masih bekerja di gedung lama.

"Yang jelas kami bukan mendemo penyidik KPK. Kami mendemo komisioner KPK di mana pun mereka berada, di gedung apa, ya itu yang kami demo. Kami tidak akan mendemo gedung kosong," kata Dhani.

"Itu yang diperintahkan oleh polisi kita demo di gedung baru," kata Dhani.

Kompas TV Warga Luar Batang Protes Penggusuran Oleh Ahok
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Ibu Diduga Buang Bayi ke Tong Sampah Usai Melahirkan di Toilet Terminal Pulogebang

Seorang Ibu Diduga Buang Bayi ke Tong Sampah Usai Melahirkan di Toilet Terminal Pulogebang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta, BMKG: Waspadai Hujan Petir dari Sore hingga Malam Hari

Prakiraan Cuaca Jakarta, BMKG: Waspadai Hujan Petir dari Sore hingga Malam Hari

Megapolitan
Mengenal Soleh Si Penyuluh Ahli Meow, Kucing 'Pegawai' Kantor Pajak Serpong Tangsel

Mengenal Soleh Si Penyuluh Ahli Meow, Kucing "Pegawai" Kantor Pajak Serpong Tangsel

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Plaza Semanggi, Nasibmu Kini | Tilang Manual Akan Kembali Diterapkan | Polisi Tegur 'Road Bike' yang 'Gowes' di Luar Jalur

[POPULER JABODETABEK] Plaza Semanggi, Nasibmu Kini | Tilang Manual Akan Kembali Diterapkan | Polisi Tegur "Road Bike" yang "Gowes" di Luar Jalur

Megapolitan
Janjian Tawuran Lewat Grup Instagram, 2 Remaja Ditangkap Polisi

Janjian Tawuran Lewat Grup Instagram, 2 Remaja Ditangkap Polisi

Megapolitan
Fakta-fakta Penerapan Kembali Tilang Manual di Jakarta

Fakta-fakta Penerapan Kembali Tilang Manual di Jakarta

Megapolitan
Rute Transjakarta 2P Gondangdia-Senen

Rute Transjakarta 2P Gondangdia-Senen

Megapolitan
Rute Transjakarta 2Q Gondangdia-Balai Kota

Rute Transjakarta 2Q Gondangdia-Balai Kota

Megapolitan
Dua Rampok Minimarket di Kabupaten Bekasi Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Medan

Dua Rampok Minimarket di Kabupaten Bekasi Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Medan

Megapolitan
Delegasi Laos Datang ke Depok, Wali Kota Idris Sebut Mau Belajar Pengelolaan Limbah

Delegasi Laos Datang ke Depok, Wali Kota Idris Sebut Mau Belajar Pengelolaan Limbah

Megapolitan
10 Proyek Pembangunan TOD di Jalur MRT Jakarta Dikebut, Ada yang Diresmikan Awal 2023

10 Proyek Pembangunan TOD di Jalur MRT Jakarta Dikebut, Ada yang Diresmikan Awal 2023

Megapolitan
Macet Lebih dari 4 Jam, Lalin di Jalan Protokol Bekasi Kini Telah Lancar

Macet Lebih dari 4 Jam, Lalin di Jalan Protokol Bekasi Kini Telah Lancar

Megapolitan
Tegaskan Tak Ada Pungli Perpanjang SIM di Polres Depok, Kasatlantas Sebut Sudah Sesuai Prosedur

Tegaskan Tak Ada Pungli Perpanjang SIM di Polres Depok, Kasatlantas Sebut Sudah Sesuai Prosedur

Megapolitan
Penyebab Macet Parah di Jalan Protokol Bekasi, Dishub: Ada Genangan Air Cukup Tinggi

Penyebab Macet Parah di Jalan Protokol Bekasi, Dishub: Ada Genangan Air Cukup Tinggi

Megapolitan
Kasus Balita Tewas Dibanting di Jaksel, Polisi Imbau Orangtua Tak Sembarangan Titip Anak

Kasus Balita Tewas Dibanting di Jaksel, Polisi Imbau Orangtua Tak Sembarangan Titip Anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.