Kompas.com - 30/08/2016, 11:53 WIB
Direktur PT Transjakarta Budi Kaliwono saat ditemui di Hotel Akmani  Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2016). Akhdi Martin Pratama/KOMPAS.comDirektur PT Transjakarta Budi Kaliwono saat ditemui di Hotel Akmani Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta masih menyelidiki kasus pemukulan berunsur rasial yang dilakukan sekelompok orang terhadap salah seorang penumpang bernama Andrew Budikusuma (24) di Halte JCC yang dilaporkan terjadi pada Jumat (26/8/2016) malam.

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, penyelidikan difokuskan pada pemeriksaan kamera pengawas, baik yang ada di halte maupun di dalam bus.

"CCTV lagi diminta ke pihak operator," kata Budi saat dihubungi, Selasa (30/8/2016).

Akun Facebook Andrew Budikusuma Akun Facebook Andrew Budikusuma.
Andrew dilaporkan diserang oleh sekitar 3-4 orang di Halte JCC pada Jumat malam antara sekitar pukul 21.00-22.00. Saat itu, ia tengah dalam perjalanan pulang dengan menggunakan bus transjakarta koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit).

Andrew mengaku naik bus dari Halte Kuningan Barat. Saat berhenti di Halte Semanggi, ada sekitar 3-4 orang yang masuk ke dalam bus sambil berteriak memanggil nama "Ahok", sapaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Andrew yang kebetulan tengah berdiri di dekat pintu langsung ditarik oleh orang-orang tersebut ke luar bus saat pemberhentian di Halte JCC. Ia pun dipukuli di antara pintu halte dan pintu bus.

Menurut Budi, petugas on board maupun penumpang lain yang ada di dalam bus langsung melerai dan menarik kembali Andrew ke dalam bus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Info yang kami terima on board dan penumpang sempet turun ke halte melerai keributan. Tapi belum dipastikan. Masih akan kami tindaklanjuti," ujar Budi.

Andrew Dipukul Orang yang Meneriakinya "Ahok Ahok, Lu Ahok Ya?" di Transjakarta



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 di 3 Kelurahan di Jakut Capai 80 Persen Lebih

Vaksinasi Covid-19 di 3 Kelurahan di Jakut Capai 80 Persen Lebih

Megapolitan
Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Dimasukkan Koper untuk Kelabui Petugas tapi Berhasil Digagalkan

Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Dimasukkan Koper untuk Kelabui Petugas tapi Berhasil Digagalkan

Megapolitan
Bukan Klaster Sekolah, Ini Penjelasan Dinkes DKI soal 2 Siswa SDN 03 Klender Positif Covid-19

Bukan Klaster Sekolah, Ini Penjelasan Dinkes DKI soal 2 Siswa SDN 03 Klender Positif Covid-19

Megapolitan
Ketika Anggota TNI AD Tewas Ditusuk karena Lerai Pertikaian di Depok...

Ketika Anggota TNI AD Tewas Ditusuk karena Lerai Pertikaian di Depok...

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan

Megapolitan
Total 1.509 Sekolah di Jakarta Gelar PTM Terbatas Mulai Senin Pekan Depan

Total 1.509 Sekolah di Jakarta Gelar PTM Terbatas Mulai Senin Pekan Depan

Megapolitan
Remaja yang Tenggelam di Kali Teluk Gong Ditemukan Tewas

Remaja yang Tenggelam di Kali Teluk Gong Ditemukan Tewas

Megapolitan
15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

Megapolitan
Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Megapolitan
Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Megapolitan
Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Megapolitan
UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.