Kompas.com - 25/10/2016, 15:20 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Gatot Brajamusti membantah mengenai dirinya akan mengungkap jaringan perdagangan orang dan jaringan peredaran narkoba. Hal itu diungkapkan Gatot kepada penyidik Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Yang bersangkutan (Gatot) tidak mengakui bahwasanya pernah mengatakan itu dan akan membongkarnya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/10/2016).

Kepada penyidik, Gatot menyebut tidak pernah mengatakan hal tersebut baik di media massa maupun ke kuasa hukumnya, Ahmad Rifai. Ia juga bingung bagaimana berita itu bisa menyeruak.

"Jadi kan kemarin kita mendapat informasi mengenai human trafficking terkait Gatot, makanya kita klarifikasi, ternyata dia mengelaknya," ucapnya.

Untuk itu, polisi kini berfokus melengkapi berkas perkara Gatot terkait kepemilikan senjata api ilegal serta kasus lainnya yang menjerat Gatot. Adapun kasus yang menjerat Gatot yang ditangani Polda Metro Jaya adalah, dugaan tindak asusila, kepemilikan hewan langka serta dugaan tindak penipuan yang dilaporkan Reza Artamevia. (Baca: Ary Suta Akan Kembali Diperiksa Terkait Kepemilikan Senjata Api Gatot Brajamusti)

Gatot Brajamusti ditangkap di sebuah hotel di Kota Mataram, NTB, tidak lama setelah ia terpilih lagi untuk memimpin Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) pada 28 Agustus lalu. Polisi menemukan satu paket sabu di celananya dan hasil tes urine menyatakan dia positif menggunakan narkoba.

Penangkapan Gatot kemudian ditindaklanjuti dengan penggeledahan di rumahnya di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Di rumah itu, polisi menemukan benda-benda terkait narkoba, senjata api jenis Glock dan jenis Walther PPK, serta amunisi.

Kompas TV Pemeriksaan terhadap Gatot Brajamusti Ditunda
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

Megapolitan
Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Megapolitan
Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

Megapolitan
Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Megapolitan
Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Megapolitan
Selain Dangdut, Tenun hingga Kebaya Juga Masuk Antrean yang Akan Diajukan Jadi Warisan Tak Benda

Selain Dangdut, Tenun hingga Kebaya Juga Masuk Antrean yang Akan Diajukan Jadi Warisan Tak Benda

Megapolitan
Sandiaga Akan Ajukan Dangdut sebagai Warisan Tak Benda UNESCO, Ada Negara Lain yang Mengeklaim?

Sandiaga Akan Ajukan Dangdut sebagai Warisan Tak Benda UNESCO, Ada Negara Lain yang Mengeklaim?

Megapolitan
Temui Rhoma Irama, Sandiaga Uno Ungkap Rencana Pendaftaran Dangdut Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Temui Rhoma Irama, Sandiaga Uno Ungkap Rencana Pendaftaran Dangdut Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Megapolitan
Warna-warni Dekorasi Natal di Mal Kelapa Gading, Ada 'Gingerbread' dan Sinterklas Raksasa

Warna-warni Dekorasi Natal di Mal Kelapa Gading, Ada "Gingerbread" dan Sinterklas Raksasa

Megapolitan
Polisi Foto Tiap Tamu yang Datang ke Polres Metro Tangerang, Cegah Terulangnya Bom Astanaanyar

Polisi Foto Tiap Tamu yang Datang ke Polres Metro Tangerang, Cegah Terulangnya Bom Astanaanyar

Megapolitan
Bersiap Hadapi Lonjakan Penumpang, Dishub Bekasi Ingin Sopir Bus Diperiksa Kesehatannya

Bersiap Hadapi Lonjakan Penumpang, Dishub Bekasi Ingin Sopir Bus Diperiksa Kesehatannya

Megapolitan
Polisi Periksa Isi Tas Tamu yang Datang ke Polres Jakarta Utara Imbas Insiden Bom Astanaanyar

Polisi Periksa Isi Tas Tamu yang Datang ke Polres Jakarta Utara Imbas Insiden Bom Astanaanyar

Megapolitan
Dishub DKI Bakal Relokasi Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia ke Kantong Resmi Milik Warga

Dishub DKI Bakal Relokasi Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia ke Kantong Resmi Milik Warga

Megapolitan
Rudolf Tobing Duduk Merenung di Samping Jasad Icha, Polisi: Menyesal Telah Membunuh

Rudolf Tobing Duduk Merenung di Samping Jasad Icha, Polisi: Menyesal Telah Membunuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.