Polwan Berhijab Ikut Menjaga Sidang Ahok

Kompas.com - 27/12/2016, 07:54 WIB
Sejumlah polisi wanita berhijab turut berjaga saat berlangsungnya sidang lanjutan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (27/12/2016). KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah polisi wanita berhijab turut berjaga saat berlangsungnya sidang lanjutan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (27/12/2016).
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi wanita (polwan) berhijab berada barisan terdepan untuk menjaga pintu masuk Gedung eks Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Jalan Gajah Mada, Selasa (27/12/2016).

Di gedung tersebut, PN Jakarta Utara akan digelar sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, personel polwan membuat barisan memanjang dan diapit personel Sabhara. Di bagian dalam Gedung eks PN Jakarta Pusat terlihat polisi melakukan penjagaan.

Sementara di bagian kanan gedung terdapat dua kendaraan taktis polisi, yakni water cannon dan barakuda, sedangkan di bagian kiri terdapat dua barakuda dan satu unit water cannon.

Tepat di balik kendaraan taktis polisi di sebelah kanan gedung terdapat massa yang melakukan unjuk rasa. Terdapat pula dua mobil komando yang digunakan perwakilan massa untuk berorasi menuntut agar aparat penegak hukum memproses Ahok seadil-adilnya.

"Pokoknya jumlah personel situasional, melihat jumlah massa, yang penting bisa mengamankan giat untuk massa yang langsung datang ke sini," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Dwiyono di lokasi.

(Baca: Hakim Akan Bacakan Putusan Sela dalam Sidang Ahok)

Sementara itu, untuk kondisi arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada sudah terpantau padat merayap. Pasalnya hanya dua lajur yang bisa dilintasi kendaraan.

Agenda persidangan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok adalah pembacaan putusan sela oleh majelis hakim.


Jika hakim menerima eksepsi Ahok dan tim kuasa hukum, maka persidangan kasus ini dihentikan. Namun jika hakim menolak, maka persidangan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi.

Adapun, Ahok didakwa dengan dakwaan alternatif antara Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP. Jaksa menilai Ahok telah melakukaan penodaan terhadap agama serta menghina para ulama dan umat Islam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Pekan Pascabanjir, Mall Cipinang Indah Masih Tutup

Tiga Pekan Pascabanjir, Mall Cipinang Indah Masih Tutup

Megapolitan
DPRD DKI Minta Revitalisasi Monas Dihentikan Sementara karena Belum Ada Izin Pemerintah Pusat

DPRD DKI Minta Revitalisasi Monas Dihentikan Sementara karena Belum Ada Izin Pemerintah Pusat

Megapolitan
Merasa Dikucilkan, Warga Tanjung Priok Tuntut Menkumham Yasonna Minta Maaf

Merasa Dikucilkan, Warga Tanjung Priok Tuntut Menkumham Yasonna Minta Maaf

Megapolitan
Mengaku Minta Iwan Beli Senjata Laras Panjang, Kivlan: Untuk Berburu Babi

Mengaku Minta Iwan Beli Senjata Laras Panjang, Kivlan: Untuk Berburu Babi

Megapolitan
Tersinggung dengan Pernyataan Yasonna, Massa dari Tanjung Priok Demo di Kemenkumham walau Hujan Deras

Tersinggung dengan Pernyataan Yasonna, Massa dari Tanjung Priok Demo di Kemenkumham walau Hujan Deras

Megapolitan
Polisi Usut Aksi Pria Masturbasi di Depan Bocah di Bekasi

Polisi Usut Aksi Pria Masturbasi di Depan Bocah di Bekasi

Megapolitan
Kapolres Jakbar Bantah Lutfi Alfiandi Disetrum Saat Pemeriksaan

Kapolres Jakbar Bantah Lutfi Alfiandi Disetrum Saat Pemeriksaan

Megapolitan
Ledakan karena Tabung Gas Bocor di Dapur 'Basement', Rumah di Rawa Bebek Porak-poranda

Ledakan karena Tabung Gas Bocor di Dapur "Basement", Rumah di Rawa Bebek Porak-poranda

Megapolitan
Protes Pernyataan Yasonna, Warga Tanjung Priok Demo di Depan Gedung Kemenkumham

Protes Pernyataan Yasonna, Warga Tanjung Priok Demo di Depan Gedung Kemenkumham

Megapolitan
Warga Berharap Sarang Tawon Vespa di Pohon di Bintaro Segera Disingkirkan

Warga Berharap Sarang Tawon Vespa di Pohon di Bintaro Segera Disingkirkan

Megapolitan
Bacakan Eksepsi Lanjutan, Kivlan Zen Pakai Seragam Purnawirawan TNI

Bacakan Eksepsi Lanjutan, Kivlan Zen Pakai Seragam Purnawirawan TNI

Megapolitan
Tebang Pohon demi Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Dinilai Hanya Mementingkan Beautifikasi

Tebang Pohon demi Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Dinilai Hanya Mementingkan Beautifikasi

Megapolitan
Pemadam Tangkap Ular Sanca Batik Sepanjang 3 Meter di Rumah Warga Ciracas

Pemadam Tangkap Ular Sanca Batik Sepanjang 3 Meter di Rumah Warga Ciracas

Megapolitan
Skybridge Dibangun, Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW Akan Terintegrasi

Skybridge Dibangun, Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW Akan Terintegrasi

Megapolitan
Derbi PKS vs Gerindra dalam Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Siapa yang Menang?

Derbi PKS vs Gerindra dalam Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Siapa yang Menang?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X