Kompas.com - 02/01/2017, 22:16 WIB
Tampak pintu depan auditorium Kementerian Pertanian di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (26/12/2016). Tempat ini sempat direncanakan sebagai lokasi sidang kasus dugaan penodaan agama oleh terdakwa Basuki Tjahaja Purnama. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERATampak pintu depan auditorium Kementerian Pertanian di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (26/12/2016). Tempat ini sempat direncanakan sebagai lokasi sidang kasus dugaan penodaan agama oleh terdakwa Basuki Tjahaja Purnama.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalannya persidangan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selalu dihiasi aksi unjuk rasa. Untuk itu, polisi telah menyiapkan rencana pengamanan.

Biasanya, ada dua kubu yang melakukan aksi unjuk rasa, yakni massa pro Ahok dan kontra Ahok.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya akan memisahkan dua kubu tersebut saat melakukan aksinya.

"Jumlah massa cukup banyak. Tapi tempat sudah kami bagi, kami atur," ujar Iwan di depan Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (2/1/2017) malam.

Iwan menjelaskan hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya gesekan antara kedua belah pihak.

"Nanti kami pisahkan dari GNPF dan pro Pak Ahok. Nanti kami pisahkan," ucap dia.

Sementara itu, Kasubag Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta menambahkan, untuk massa pendemo akan ditempatkan di ring 3. Ring 3 tersebut berada di luar kompleks Kementerian Pertanian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kelompok yang pro (mendukung) Ahok berdemo di depan pintu menghadap Jalan RM Harsono, sedangkan kelompok yang kontra di depan pintu menghadap Jalan TB Simatupang," ucap dia.

Purwanta menegaskan, massa pendemo dilarang memasuki pelataran kompleks Kementan. "Tidak ada yang demo di dalam besok, semuanya demo di luar," kata Purwanta.

Kompas TV Lokasi Sidang Ahok Dipindahkan ke Auditorium Kementan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengemudi Ojol Ditemukan Tewas dengan Kondisi Dada Sobek di Kemayoran

Pengemudi Ojol Ditemukan Tewas dengan Kondisi Dada Sobek di Kemayoran

Megapolitan
Cerita Penyintas Ledakan Bom Kampung Melayu, Ikut Jadi Korban Saat Tolong Polisi

Cerita Penyintas Ledakan Bom Kampung Melayu, Ikut Jadi Korban Saat Tolong Polisi

Megapolitan
Dirut Transjakarta 2 Kali Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Dirut Transjakarta 2 Kali Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Buka Tempat Wisata Saat Nataru, asal...

Pemkot Tangsel Berencana Buka Tempat Wisata Saat Nataru, asal...

Megapolitan
Tahun Depan, Sumur Resapan di Jakarta Barat Akan Diperdalam dan Dipersempit

Tahun Depan, Sumur Resapan di Jakarta Barat Akan Diperdalam dan Dipersempit

Megapolitan
1 Pelajar Meninggal Dunia Setelah Terluka Dalam Tawuran di Serpong

1 Pelajar Meninggal Dunia Setelah Terluka Dalam Tawuran di Serpong

Megapolitan
Cerita Kakek Selamat dari Kebakaran Tambora: Dengar Suara Kobaran Api dalam Lelap

Cerita Kakek Selamat dari Kebakaran Tambora: Dengar Suara Kobaran Api dalam Lelap

Megapolitan
Warga Pasar Kemis Tertipu Setelah Diimingi Minyak Goreng Murah, Rugi Rp 631 Juta

Warga Pasar Kemis Tertipu Setelah Diimingi Minyak Goreng Murah, Rugi Rp 631 Juta

Megapolitan
Saat Mobil Milik Ketua DPP PSI Terperosok Sumur Resapan yang Ambles dan Sopir Dituding Sengaja Bolak-balik

Saat Mobil Milik Ketua DPP PSI Terperosok Sumur Resapan yang Ambles dan Sopir Dituding Sengaja Bolak-balik

Megapolitan
Uang Sumbangan Masjid di Pasar Rebo Digasak Maling untuk Ketiga Kali

Uang Sumbangan Masjid di Pasar Rebo Digasak Maling untuk Ketiga Kali

Megapolitan
UNJ Buat Peraturan Pencegahan Kekerasan Seksual Setelah Ada Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen

UNJ Buat Peraturan Pencegahan Kekerasan Seksual Setelah Ada Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen

Megapolitan
Ketua PSI Bantah Mobilnya Sengaja Bolak-Balik sebelum Terperosok di Sumur Resapan

Ketua PSI Bantah Mobilnya Sengaja Bolak-Balik sebelum Terperosok di Sumur Resapan

Megapolitan
Lima Jenazah Korban Kebakaran Tambora Akan Disemayamkan di Jelambar

Lima Jenazah Korban Kebakaran Tambora Akan Disemayamkan di Jelambar

Megapolitan
Sumur Resapan, Proyek “Kejar Tayang” Anies yang Ancam Keselamatan Warga

Sumur Resapan, Proyek “Kejar Tayang” Anies yang Ancam Keselamatan Warga

Megapolitan
Puluhan Warga Gembor, Kota Tangerang, Jadi Korban Penipuan, Kerugian Capai Rp 60 Miliar

Puluhan Warga Gembor, Kota Tangerang, Jadi Korban Penipuan, Kerugian Capai Rp 60 Miliar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.