Sekjen Golkar: Kami Komunikasi dengan Semua, Termasuk Demokrat

Kompas.com - 20/02/2017, 15:12 WIB
Sekjen DPP Golkar Idrus Marham di kantornya, Senin (20/2/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASekjen DPP Golkar Idrus Marham di kantornya, Senin (20/2/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham, menyatakan pihaknya tengah menjalin komunikasi politik dengan semua parpol pendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Komunikasi politik dilakukan dalam rangka menghimpun dukungan bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat untuk berlaga pada putaran kedua nanti.

"Kami semua (sudah) bicara, bahkan (Partai) Demokrat sekalipun, kami komunikasi. Ada pembicaraan-pembicaraan," kata Idrus di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (20/2/2017).

Golkar merupakan satu dari empat parpol yang berkoalisi untuk mendukung pasangan Ahok-Djarot. Tiga parpol lainnya adalah PDI-P, Hanura, dan Nasdem.

Menurut Idrus, pembicaraan dengan petinggi parpol lain berlangsung santai dan masih bersifat personal. Tanggapan dari proses komunikasi politik itu pun disebut belum ada yang mengarah pada jawaban yang tegas dan spesifik.

"Namanya joke-joke politik. Kami bicara, mereka jawabnya, 'Masih dikaji bro,' begitu. Tapi komunikasi berlangsung cair," kata Idrus.

Komunikasi yang dijalin Golkar dan partai pendukung Ahok-Djarot itu belum mengarah pada pertemuan antar petinggi parpol. Meski begitu, Idrus yakin dalam waktu dekat akan ada pertemuan yang bertujuan untuk membicarakan secara serius ke mana arah dukungan parpol itu, apakah ke Basuki-Djarot atau pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Empat parpol pengusung Agus-Sylvi yang kini jadi incaran kubu Ahok-Djarot maupun Anies-Sandi adalah Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN.

Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan Agus-Sylvi gugur dan Pilkada DKI Jakarta akan dilanjutkan ke putaran kedua. Pada putaran kedua, pertarungan berlangsung antara pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[BERITA FOTO] Bumi Tak Pilih Kasih di Kuburan Cina

[BERITA FOTO] Bumi Tak Pilih Kasih di Kuburan Cina

Megapolitan
Apa Alasan Pemprov DKI Jakarta Pilih PT Bahana sebagai Kontraktor Revitalisasi Monas?

Apa Alasan Pemprov DKI Jakarta Pilih PT Bahana sebagai Kontraktor Revitalisasi Monas?

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku yang Setubuhi Remaja dengan Iming-iming Main Sinetron

Polisi Tangkap Pelaku yang Setubuhi Remaja dengan Iming-iming Main Sinetron

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Pohon Dipindahkan agar Monas Langsung Terlihat dari Pintu Masuk

Sekda DKI Sebut Pohon Dipindahkan agar Monas Langsung Terlihat dari Pintu Masuk

Megapolitan
Kadis SDA Sebut Video Genangan di Monas Sampai 30 Sentimeter Hoaks

Kadis SDA Sebut Video Genangan di Monas Sampai 30 Sentimeter Hoaks

Megapolitan
Underpass Kemayoran Banjir 2,5 Meter, Pemprov DKI Sebut Itu Wewenang Kemensetneg

Underpass Kemayoran Banjir 2,5 Meter, Pemprov DKI Sebut Itu Wewenang Kemensetneg

Megapolitan
Sutiyoso Pernah Tolak Program Menteri yang Ingin Bangun Situ di Monas

Sutiyoso Pernah Tolak Program Menteri yang Ingin Bangun Situ di Monas

Megapolitan
Mengenal Sejarah di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Mengenal Sejarah di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Megapolitan
Tidak Hanya Hari Ini, Banjir di Monas Sudah Terjadi Berkali-kali

Tidak Hanya Hari Ini, Banjir di Monas Sudah Terjadi Berkali-kali

Megapolitan
Sekda DKI: Pembangunan Monas Belum Pernah Selesai, Presiden Pertama Pun Belum Meresmikan

Sekda DKI: Pembangunan Monas Belum Pernah Selesai, Presiden Pertama Pun Belum Meresmikan

Megapolitan
100 Personel Gabungan Jaga Wihara Dharma Bakti Saat Imlek

100 Personel Gabungan Jaga Wihara Dharma Bakti Saat Imlek

Megapolitan
Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang Segera Disidangkan

Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang Segera Disidangkan

Megapolitan
Sebelum Dipindahkan, Pohon yang Ditebang di Monas Disehatkan di Kebun Bibit

Sebelum Dipindahkan, Pohon yang Ditebang di Monas Disehatkan di Kebun Bibit

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Masturbasi Depan Bocah di Cikarang Timur Eksibisionis

Polisi Duga Pelaku Masturbasi Depan Bocah di Cikarang Timur Eksibisionis

Megapolitan
Seluruh Gardu Listrik PLN Jakarta yang Padam akibat Banjir Sudah Menyala

Seluruh Gardu Listrik PLN Jakarta yang Padam akibat Banjir Sudah Menyala

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X