Kompas.com - 16/04/2017, 13:16 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berbincang santai dengan sejumlah tokoh di rumahnya, Lebak Bulus Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (16/4/2017) pagi. Ada Pandji Pragiwaksono, dua mantan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dan Bambang Widjojanto, serta mantan Menteri ESDM Sudirman Said. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERACalon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berbincang santai dengan sejumlah tokoh di rumahnya, Lebak Bulus Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (16/4/2017) pagi. Ada Pandji Pragiwaksono, dua mantan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dan Bambang Widjojanto, serta mantan Menteri ESDM Sudirman Said.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, belum mau membahas mengenai tim transisi, sebuah tim yang disiapkan timnya dalam rangka mengaplikasikan kebijakan strategisnya jika memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

Keengganan Anies membicarakan tim transisi karena tidak ingin mendahului hasil Pilkada DKI Jakarta 2017 yang pemungutan suaranya baru dilakukan pada Rabu (19/4/2017).

"Saya enggak mau mendahului waktu, jadi syaratnya itu menang dulu, baru bicara (tim) transisi," kata Anies, di kediamannya, Lebak Bulus Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (16/4/2017).

(baca: Masa Tenang Hari Pertama, Anies Bertemu Tokoh Bahas Potensi Kecurangan Pilkada)

Pernyataan Anies itu berbeda dengan apa yang diungkapkan pasangannya, calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Sebelumnya, Sandi berpendapat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah minta menyiapkan tim transisi jelang hari pemungutan suara nanti.

Sandi juga mengaku sudah ada beberapa orang yang ikut serta dalam tim transisi, seperti Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana dan mantan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Fadjar Panjaitan.

Anies juga mengimbau agar semua tim pemenangannya tidak membahas tim transisi dulu. Dia akan mengulas hal itu lebih lanjut jika dipastikan memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

(baca: Anies-Sandi Habiskan Rp 17,9 Miliar pada Kampanye Putaran Kedua)

Kompas TV Anies Berencana Bekali Relawannya di TPS
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Megapolitan
Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Megapolitan
Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Megapolitan
Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Megapolitan
Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.