Sekda DKI: Revitalisasi Pasar Ikan-Kota Tua Gunakan APBD

Kompas.com - 04/05/2017, 15:28 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (4/5/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARISekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (4/5/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, proyek revitalisasi kawasan Pasar Ikan-Kota Tua akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta.

Revitalisasi tersebut juga menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Kalau tanggulnya ada APBN, ada APBD. Terus yang revitalisasi Kota Tua-nya itu ada di Parbud (anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta)," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (4/5/2017).

Selain itu, ada rencana pembiayaan revitalisasi tersebut menggunakan dana koefisien lantai bangunan (KLB) dari pengembang. Namun, belum ada kepastian mengenai hal tersebut.

"Tempo hari direncanakan juga buat pakai KLB," kata Saefullah. Hingga saat ini, Saefullah mengatakan, desain revitalisasi kawasan Pasar Ikan yang terintegrasi dengan Kota Tua itu belum selesai.

(Baca juga: Anies Minta Ahok Tidak Merasa Paling Tahu soal Penataan Pasar Ikan)

Pemprov DKI Jakarta masih menggodok desain final yang akan direalisasikan. "Desainnya belum final. Pokoknya baguslah kalau sudah jadi," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saefullah mengatakan, penertiban bangunan-bangunan liar yang kembali didirikan di Pasar Ikan akan tetap dilakukan dalam waktu dekat. Namun, dia belum memberi kepastian waktu penertiban tersebut.

Kuasa hukum warga Pasar Ikan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Mattew Michelle sebelumnya mempertanyakan dalih Pemprov DKI menggusur kawasan Pasar Ikan untuk revitalisasi.

Menurut Mattew, sejak sebelum penggusuran hingga rumah warga rata dengan tanah, ia dan warga Pasar Ikan lainnya belum pernah melihat desain rencana revitalisasi kawasan Sunda Kelapa yang dimaksud.

"Dari desainnya, perencanaannya, enggak ada yang tahu. Dan sejak digusur warga juga enggak mendapatkannya. Makanya ini mau dibangun untuk apa?" ujar Mattew, Rabu (3/5/2017).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies ke Kemenaker: Kenaikan UMP Jakarta 2022 Jauh dari Layak dan Tak Penuhi Asas Keadilan

Anies ke Kemenaker: Kenaikan UMP Jakarta 2022 Jauh dari Layak dan Tak Penuhi Asas Keadilan

Megapolitan
Mobil Ertiga Hangus Terbakar di Jalan Tol Wiyoto Wiyono

Mobil Ertiga Hangus Terbakar di Jalan Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
UPDATE: Pasien Covid-19 di RSDC Pasar Rumput Bertambah 550 Orang

UPDATE: Pasien Covid-19 di RSDC Pasar Rumput Bertambah 550 Orang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Periksa Pelapor Luhut dan Erick Thohir soal Bisnis Tes PCR

Polda Metro Jaya Periksa Pelapor Luhut dan Erick Thohir soal Bisnis Tes PCR

Megapolitan
Anies Surati Kemenaker, Minta Kenaikan UMP 2022 Ditinjau Ulang

Anies Surati Kemenaker, Minta Kenaikan UMP 2022 Ditinjau Ulang

Megapolitan
Libur Natal dan Tahun Baru, Polisi Bakal Mendirikan Posko Penyekatan di Kota Tangerang

Libur Natal dan Tahun Baru, Polisi Bakal Mendirikan Posko Penyekatan di Kota Tangerang

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,15 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,15 Persen

Megapolitan
Fakta Sopir yang Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Lansia dan Diduga Idap Demensia

Fakta Sopir yang Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Lansia dan Diduga Idap Demensia

Megapolitan
Dendam yang Melatari Kasus Mutilasi di Bekasi, Pelaku Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Dendam yang Melatari Kasus Mutilasi di Bekasi, Pelaku Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim 99,86 Persen RT di Wilayahnya Nihil Kasus Aktif Covid-19

Pemkot Bekasi Klaim 99,86 Persen RT di Wilayahnya Nihil Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Catat 27 Kasus Baru Covid-19 dalam Sepekan Terakhir

Pemkot Bekasi Catat 27 Kasus Baru Covid-19 dalam Sepekan Terakhir

Megapolitan
Fakta Dendam Berujung Mutilasi di Bekasi, Para Pelaku Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Dibunuh Saat Tidur

Fakta Dendam Berujung Mutilasi di Bekasi, Para Pelaku Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Dibunuh Saat Tidur

Megapolitan
Biskita Trans Pakuan Kini Layani Rute Parung Banteng-Air Mancur Bogor, Tarif Gratis hingga Akhir 2021

Biskita Trans Pakuan Kini Layani Rute Parung Banteng-Air Mancur Bogor, Tarif Gratis hingga Akhir 2021

Megapolitan
Bima Arya Tantang 'Pebasket Sombong' Denny Sumargo Duel Satu Lawan Satu Main Basket

Bima Arya Tantang "Pebasket Sombong" Denny Sumargo Duel Satu Lawan Satu Main Basket

Megapolitan
Hari Ini Pemprov DKI Cairkan Bantuan KJP Plus dan KJMU

Hari Ini Pemprov DKI Cairkan Bantuan KJP Plus dan KJMU

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.